Ganjar Pranowo Bukukan Ilmu Titen Mitigasi Bencana di Jateng
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengaku sedang mempersiapkan sebuah buku yang mengulas tentang kerarifan lokal masyarakat Jateng
Penulis: m nur huda | Editor: galih pujo asmoro
Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Nur Huda
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengaku sedang mempersiapkan sebuah buku yang mengulas tentang kerarifan lokal masyarakat Jateng dalam menghadapi bencana alam.
Buku bertajuk ‘ilmu titen’ tersebut saat ini masih dalam proses pendalaman.
“Saya lagi siapkan buku 'titen'. Isinya berupa kearifan lokal dari cerita nenek moyang," kata Ganjar saat meresmikan gedung Unit Transfusi Darah (UTD) dan Markas Palang Merah Indonesia (PMI) di komplek PMI Center Sambiroto, Semarang, Sabtu (16/1/2016).
Ia mengatakan, alasan dirinya membuat buku tersebut dilatarbelakangi kondisi Jawa Tengah yang memiliki banyak potensi bencana alam.
Nantinya akan dituliskan kisah-kisah penanggulangan bencana berdasarkan pengamatan yang dilakukan oleh nenek moyang pada fenomena alam.
"Jadi ilmu titen itu, misalnya ketika lahar Gunung Merapi sebelumnya ada awan menggumpal. Kemudian ada cerita 'Palu Janda' di Pemalang, cerita dari nenek moyang akan dikumpulkan jadi ilmu titen," jelasnya.
Penanda lain misalnya adanya rekahan di tanah yang ada di tebing, hal ini mengisyaraktakan akan terjadi longsor. Sehingga masyarakat dapat mempersiapkan diri untuk segera meninggalkan rumah yang ada di bawah tebing.
Begitupula yang ada di pesisir, ketika diketahui terjadi air surut dengan tiba-tiba dan banyak ditemukan ikan di tepi, hal ini juga penanda bakal terjadi tsunami.
Artinya, masyarakat pesisir harus waspada dan mempersiapkan diri untuk pergi ke daerah yang lebih tinggi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ganjar-semprot-parit-di-simpanglima-bersihkan-selokan_20160117_120140.jpg)