Warga Minta Penemuan Gas Menyembur di Wiradesa Dialirkan ke Tetangga

Warga Minta Penemuan Gas Menyembur di Wiradesa Dialirkan ke Tetangga

Warga Minta Penemuan Gas Menyembur di Wiradesa Dialirkan ke Tetangga
tribunjateng/raka f pujangga
Warga Minta Penemuan Gas Menyembur di Wiradesa Dialirkan ke Tetangga. Gas itu muncul sejak 17 Januari 2016 dan kemudian diketahui bisa disulut api. Bahkan memasak pakai gas itu lebih cepat matang. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Gas yang menyembur di Wiradesa kabupaten Pekalongan (17/1) masih terus bikin penasaran warga setempat karena bisa disulut api. Bahkan warga meminta gas tersebut disalurkan ke tetangganya di Kelurahan Gumawang, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan.

Warga sudah berencana memanfaatkan semburan gas tersebut untuk keperluan sehari-hari.
Warga Gumawang, Heri (42) mengharapkan, semburan gas yang keluar dari rumah milik Abdul Kholik (50) dialirkan ke rumah-rumah warga sekitarnya. "Ya kalau harapan warga di sini bisa dimanfaatkan bersama. Disalurkan kepada warga," ujar dia, Selasa (19/1).

Dia menilai, harga gas elpiji yang melambung tinggi membuat penemuan semburan gas itu dapat membantu. "Lumayan bisa untuk memasak di rumah," kata dia.

Kendati demikian, Abdul Kholik masih belum berkenan memberikan permintaan dari warga sekitar. Sebab, belum diketahui kandungan gas yang terdapat di dalam rumahnya tersebut dan diketahui bahayanya.

"Karena sumber gas ini belum diperiksa. Saya tidak berani karena belum dinyatakan aman ESDM," kata dia.

Jika setelah pengecekan ternyata kandungan gas itu tidak berbahaya, pihaknya mempersilakan untuk warga mengaliri gasnya. "Sekarang kami menunggu saja hasil pengecekan dari ESDM. Jika memang dinyatakan aman tidak apa-apa," katanya.

Sebab, dia menjelaskan saat ini pihaknya diminta untuk tidak menutup gas tersebut atau mengalirkannya. "Takutnya nanti kalau ditutup, muncul di tempat lain malah bahaya," ujar dia.
Abdul Kholik juga menjajal memasak di atas api yang menyala. Ubi yang dibakar di atas api itu pun tak perlu waktu lama untuk matang. (*)

Penulis: raka f pujangga
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved