Heboh Gafatar
Kapolres: Pengikut Gafatar Tak punya Persoalan Berarti dengan Masyarakat Kudus
Ya saya harap jika mereka kembali, diterima baik-baik oleh masyarakat sekitar..
Penulis: yayan isro roziki | Editor: a prianggoro
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yayan Isro' Roziki
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Kepala Kesatuan Bangsa (Kesbang) Kudus, Djati Solechah, mengaku belum mengetahui apakah ada warga Kudus, yang turut dipulangkan, usai tragedi pembakaran pemukiman Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.
Menurut dia, berdasarkan data terakhir yang diperoleh pihaknya, terdapat 44 warga Kudus, yang diduga kuat ikut Gafatar, hengkang dari Kota Kretek, baik secara diam-diam maupun secara resmi.
"Kami belum diajak koordinasi oleh pihak mana pun. Jadi kami belum tahu, apakah ada warga Kudus yang dipulangkan terkait tragedi di Mempawah," kata Djati, Rabu (20/1).
Namun, jika nantinya memang terdapat warga Kudus dalam tragedi tersebut, dan kemudian dipulangkan, ia mengimbau agar masyarakat kembali menerima mereka dengan tangan terbuka.
Toh, lanjutnya, alih-alih bersalah, bisa jadi mereka adalah korban.
"Ya saya harap jika mereka kembali, diterima baik-baik oleh masyarakat sekitar. Jangan menjusttifikasi mereka salah," pintanya.
Terpisah, Kapolres Kudus AKBP Kurniawan, menyampaikan hal senada. Menurut dia, selama ini pengikut Gafatar tak punya persoalan berarti dengan masyarakat Kudus.
"Jika nantinya ada pengikut Gafatar yang kembali ke sini, ya selayaknya diterima secara baik," ucapnya.
Hanya, ada perbedaan data antara Kesbang Kudus dan Polres Kudus, terkait warga yang terindikasi gabung Gafatar, dan kemudian hengkan dari Kota Kretek.
Pihak Polres memastikan, terdapat 24 warga Kudus yang menjadi anggota Gafatar, dan kemudian memilih hengkang dari tempat tinggalnya semula.
"Sebenarnya yang terindikasi ada 26, hanya yang dua ini belum bisa dipastikan gabung Gafatar. Kalau yang 24 orang, berdasarkan laporan, memang betul-betul gabung Gafatar," terangnya.
Diakui, pihaknya juga belum mendapat kabar lebih lanjut, apakah terdapat warga Kudus yang turut dievakuasi dalam insiden di Mempawah. "Kami belum mendapat laporan soal itu," akunya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/simbol-profil-gafatar_20160120_001842.jpg)