Gangguan Genetik Jenis Ini Membuat Tia Harus Rela Kakinya Diamputasi
Gangguan Genetik Jenis Ini Membuat Tia Harus Rela Kakinya Diamputasi
Penulis: Widha Kumalasari | Editor: iswidodo
TRIBUNJATENG.COM - Remaja putri usia 14 tahun bernama Tia Leigh tak menunjukkan kesedihannya ketika kakinya harus diamputasi. Tia yang berasal dari Cwmbran, Wales ini justru memohon dan memiliki keberanian untuk melakukan amputasi kakinya.
Dia harus menjalani amputasi karena gangguan genetik neurofibromatosis tipe 1 (NF1) yang dideritanya sejak usianya masih sembilan minggu.
Gangguan genetik tersebut telah membuat kaki kanannya membengkak hingga tiga kali lipat dari ukuran normal. NF1 membuat kondisi benjolan itu seperti tumor di sepanjang saraf. Biasanya didiagnosis ketika tanda lahir seperti kopi atau bintik matahari muncul pada kulit. Meski benjolan itu belum dinyatakan sebagai kanker tapi ada resiko buruk dapat menjadi ganas.
"Saya tidak terkejut ketika Tia mengatakan ingin diamputasi karena saya tahu itu untuk kebaikan dia. Saya selalu khawatir apa yang akan terjadi jika hingga dewasa kakinya masih membengkak," kata ibu Tia, Lindsey (31).
Pada kaki kanan tepatnya belakang lutut penuh ribuan tumor. Oleh karena itu, Lindsey senang jika Tia membuat keputusan sendiri untuk diamputasi. Tia menghabiskan waktu tujuh hari di Rumah Sakit Ortopedi Royal National di Middlesex untuk melakukan operasi. Ayah Tia juga mengalami kondisi yang demikian. Sekarang, Tia berusaha menyesuaikan diri dengan kehidupan dengan kaki palsunya. (tribunjateng/widha kumalasari/dailymail)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/gangguan-genetik-jenis-ini-membuat-tia-harus-rela-kakinya-diamputasi_20160128_223812.jpg)