Kurs Rupiah

Hari Ini Rupiah Dibuka Melemah di Level Rp 13.895

Data Bloomberg menunjukkan, pukul 09.00 WIB, mata uang garuda berada di posisi Rp 13.895 per dollar AS, melemah 0,14 persen

Hari Ini Rupiah Dibuka Melemah di Level Rp 13.895
tribunjateng/dok
ilustrasi uang jutaan rupiah

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA -- Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada awal perdagangan di pasar spot Kamis (28/1/2016) pagi ini bergerak melemah. Rupiah kembali mengintip level 13.900.

Data Bloomberg menunjukkan, pukul 09.00 WIB, mata uang garuda berada di posisi Rp 13.895 per dollar AS, melemah 0,14 persen dibandingkan penutupan sebelumnya pada 13.876.

Kemarin rupiah di pasar spot ditutup menguat 9,5 poin ke level Rp 13.876. Sementara kurs tengah Bank Indonesia juga menguat 0,24 persen menjadi 13.871.

Lana Soelistianingsih, Ekonom Samuel Sekuritas mengatakan, pergerakan nilai tukar rupiah akan cenderung negatif karena meningkatnya kekhawatiran perlambatan ekonomi China.

Peningkatan kekhawatiran ini terlihat dari hasil survei pricewater House Cooper (PwC) terhadap 1.409 CEO dari 83 negara mencatat pesimisme yang meningkat. Hanya 27 persen responden yang meyakini ekonomi global membaik tahun 2016 ini, turun dari angka tahun lalu sebesar 37 persen.

Tumpuan pertumbuhan bisnis para CEO adalah China dan Amerika Serikat, kemudian Inggris dan Jerman.

"Perlambatan ekonomi China sebagai alasan pesimisme tersebut," kata Lana dalam riset seperti dikutip Kontan.

Sementara sentimen dari domestik adalah pemerintah akan menerbitkan seluruh rencana penerbitan global bond pada Q1-2015 ini dengan nilai sebesar 10,7 miliar dollar AS.

Lana bilang, percepatan ini untuk mengantisipasi naiknya suku bunga global akibat rencana the Fed naikkan suku bunga di tahun 2016 ini dan untuk menopang cadangan devisa. Kemungkinan pasar akan menyerap dengan penerbitan tersebut.

Pemerintah berencana menerbitkan obligasi Rp 605 triliun. Sekitar 30 persen di antaranya atau Rp 200 triliun akan diterbitkan dalam obligasi global atau sekitar 14,3 miliar dollar AS. Pada Desember 2015 lalu pemerintah baru menerbitkan 3,5 miliar dollar AS.

Dengan kedua sentimen tersebut, Lana melihat nilai tukar rupiah akan cenderung melemah hari ini namun masih dalam rentang sempit.

Dugaannya, rupiah akan bergerak di kisaran Rp 13.850- Rp 13.880 per dollar AS.

Sumber : KONTAN

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved