Tempat Kencing Unik di Taman Dolores

Tempat buang air kecil terbuka untuk mengatasi masalah pipis sembarangan itu merupakan inovasi di taman Dolores setelah 60 tahun tidak ditambahkan

Tempat Kencing Unik di Taman Dolores
time.com
Tempat buang air kecil ini berbentuk lingkaran dan tidak memiliki atap serta pintu. Namun, di sekitar sarana ini disediakan tanaman untuk memberikan sedikit privasi.

TRIBUNJATENG.COM, FRANSANSISCO -- Taman Dolores yang terkenal di San Fransisco kini telah menyediakan tempat buang air kecil terbuka di tengah taman.

Hal itu dilakukan untuk mengatasi Sang Pengotor buang air kecil sembarangan di fasilitas umum yang sering dilakukan para pria.

Tempat buang air kecil ini berbentuk lingkaran dan tidak memiliki atap serta pintu. Namun, di sekitar sarana ini disediakan tanaman untuk memberikan sedikit privasi.

Adanya tempat buang air kecil terbuka ini disambut dengan baik oleh warga sekitar. Pasalnya, hanya ada tiga toilet di taman Dolores sehingga banyak dari mereka yang “kebelet” akhirnya buang air kecil sembarangan di pohon-pohon yang ada di sekitar taman.

Tempat buang air kecil terbuka untuk mengatasi masalah pipis sembarangan itu merupakan inovasi di taman Dolores setelah 60 tahun tidak ditambahkan fasilitas apa pun.

Selama ini, San Fransisco memang dikenal sebagai kota yang sering bermasalah dengan kasus “pipis” sembarangan. Pada 2002, pemerintah kota telah membuat kebijakan denda 500 dollar AS bagi mereka yang kencing sembarangan.

Namun, hal itu tidak berpengaruh karena kasus yang sama tetap banyak terjadi. Musim panas lalu, kota San Fransisco mengecat 30 dinding di tempat umum dengan cat yang bisa membuat urine tersemprot kembali kepada mereka yang buang air kecil sembarangan.

“Taman Dolores menunjukkan peningkatan pengunjung. Pada akhir pekan, dari yang tadinya 7000 pengunjung menjadi 10000 orang. Salah satu tujuan renovasi taman adalah dengan menjaga kebersihan dari sampah dan isu buang air kecil sembarangan,” kata Sarah Madland, juru bicara San Francisco Recreation and Park Department. (Intisari Online)

Sumber: huffingtonpost

Editor: Catur waskito Edy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved