Nelayan Juwana Pati Nyaris Bentrok Akibat Berita di Media
"Saya tidak pernah melontarkan statemen seperti itu..
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: a prianggoro
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto
TRIBUNJATENG.COM, PATI- Bentrok hampir saja terjadi antar nelayan di Juwana Pati. Perseteruan yang melibatkan nelayan kapal cantrang dan kapal pursein itu berhasil dicegah pihak kepolisian Polsek Juwana.
Emosi mereka tersulut saat seorang nelayan kapal pursein, Sukahar memberikan pernyataan di media online nasional.
"Mereka hampir saja terlibat bentrok akibat seorang nelayan bernama Sukahar melontarkan statement di media nasional saat di Jakarta," kata Kapolsek Juwana, AKP Sumarni, Sabtu (6/2/2016).
Dalam pernyataannya, Sukahar mengatakan bila larangan penggunaan cantrang menguntungkan nelayan. Akibat peraturan yang melarang penggunaan cantrang, hasil ikan melimpah.
Pernyataan yang memicu konflik tersebut akhirnya diklarifikasi di hadapan polisi. Dan kedua kubu pun didamaikan pihak Polsek Juwana.
"Saya tidak pernah melontarkan statemen seperti itu. Memang beberapa waktu lalu saya datang pada agenda Kementerian Kelautan dan Perikanan di Jakarta," ucapnya.
Pada acara tersebut, Sukahar mengaku ditanya seorang jurnalis. Namun ia hanya ditanyai nama dan alamat.
Tiba-tiba saja, muncul berita yang menyatakan bahwa larangan penggunaan cantrang menguntungkan nelayan. Menurutnya, berita itu sempat membuat konflik dengan rekan sendiri.
Sementara, Hadi yang merupakan koordinator nelayan cantrang Jawa Tengah menyatakan, pernyataan Sukahar di media rawan memicu konflik antara nelayan cantrang dan pursein.
"Pasalnya, nelayan cantrang saat ini berupaya keras agar bisa beroperasi kembali usai munculnya larangan dari Menteri KKP, Susi," terangnya.
Di hadapan polisi Sukahar kemudian membuat surat keterangan tertulis di depan nelayan cantrang dan pihak kepolisian yang berisi bantahan terhadap pernyataan tersebut.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/curah-hujan-meninggi-nelayan-menepi_20160131_165536.jpg)