Selasa, 14 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Iptu Syahrir Bunuh Diri

Lulusan Akpol Sekaligus Kanit Resmob Itu Putus Asa dan Tidak Kuat Menahan Sakit

Dugaan sementara, Iptu Syarir bunuh diri karena putus asa dan tidak kuat menahan sakit..

Editor: a prianggoro
Kompas.com
Iptu Syahrir 

TRIBUNJATENG.COM- Alumnus Akademi Kepolisian 2012 atau Wiratama Bhayangkara, Inspektur Satu Syahrir Perdana Lubis (23), diduga putus asa dan tidak kuat menahan rasa sakit.

Kepala Kepolisian Daerah Lampung Brigadir Jenderal Ike Edwin, yang datang ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk melihat jenazah, menduga bahwa anggotanya tersebut bunuh diri karena tidak kuat menahan sakit yang dideritanya.

"Dugaan sementara, Iptu Syarir bunuh diri karena putus asa dan tidak kuat menahan sakit. Kepada sejumlah rekannya, ia kerap mengaku sakit di bagian lambung," ujar dia.

Syahrir ditemukan tewas di dalam kamarnya dengan luka tembak di kepala.

Kepala Unit Reserse Mobile Polresta Bandar Lampung tersebut diduga bunuh diri lantaran tak kuat menahan sakit yang dideritanya.

Kematian Syahrir baru diketahui saat salah satu rekannya mencari korban di rumah dinasnya yang terletak di samping Markas Polresta Bandar Lampung, Sabtu (6/2/2016) sore.

Kepala Bidang Humas Polda Lampung Komisaris Besar Sulistyaningsih mengatakan, Iptu Syahrir ditemukan dengan luka tembak di kepala sebelah kanan hingga tembus ke belakang.

“Korban ditemukan sekitar pukul 16.00 oleh anggotanya yang sedang mencarinya karena Iptu Syarir tidak kelihatan seharian. Saat pintu kamarnya diketuk, sama sekali tidak ada jawaban dan pintu tersebut dalam keadaan terkunci,” ujar dia.

Sebelum menjabat sebagai kepala Unit Reserse Mobile (Kanit Resmob), dia pernah mengemban tugas sebagai Kepala Unit Tindak Pidana Korupsi di Polresta Bandar Lampung.

Iptu Syahrir merupakan salah satu polisi ganteng yang cukup terkenal di media sosial. Ia memiliki dua akun instagram, @syahrirperdana dan @perdanasyarir.

Akun @syarirperdana memiliki 1.181 kiriman dengan jumlah follower mencapai 20,2K.

Polisi muda yang khas dengan jambang dan topi tersebut merupakan idola muda-mudi di Bandar Lampung.

Oleh-oleh

Sehari sebelum meninggal dunia, Kepala Unit Tindak Pidana Korupsi Polresta Bandar Lampung Iptu Syahir Perdana Lubis sempat memberikan oleh-oleh untuk komandannya.

"Saya sudah dua minggu tidak ketemu dia (Syahir). Dia memang sempat izin pulang ke Medan. Pulang dari Medan, dia membawakan kue bolu meranti untuk saya," ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandar Lampung Kompol Deri Agung Wijaya ketika ditemui di ruang jenazah, RSUD Abdul Moeloek, Bandar Lampung, Sabtu (6/2/2016).

Deri mendapat kabar duka tersebut seusai menjalani tes kepemimpinan di Polda Lampung. Ia tidak menyangka bahwa salah satu anggota terbaiknya tewas memilukan.

"Padahal saya berencana akan mengajak dia dan beberapa anggota untuk makan usai tes di Polda," kata dia. (Kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved