Camat Jati Kudus Berharap Tanggul di Sungai Wulan Diperkuat
Camat Jati, Kudus, Harso Widodo, berharap pemerintah memperkuat tanggul Sungai Wulan
Penulis: yayan isro roziki | Editor: Catur waskito Edy
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yayan Isro' Roziki
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS -- Camat Jati, Kudus, Harso Widodo, berharap pemerintah memperkuat tanggul Sungai Wulan, yang berbatasan langsung dengan permukiman warga di Desa Jati Wetan, Kudus.
Menurut dia, tanggul sepanjang kurang lebih 50 meter, -bermula dari pintu pembuangan air dari polder setempat - jembatan Tanggulangin-, tersebut rawan longsor bila debit air di Sungai Wulan mencapai 800 meter kubik per detik.
"Kalau debit masih di bawah itu ndak apa-apa. Tapi kalau di atasnya saya pikir agak rawan," kata dia, saat di lokasi, Selasa (9/2).
Penguatan tersebut, harap dia, dengan cara membuat tanggul permanen atau cor, bermodel paku bumi. "Kalau tak dikasih paku bumi percuma, nanti bawahnya digerus air terus ambrol. Di samping itu, yang diperkuat tak hanya yang sisi berbatasan langsung dengan sungai, tapi juga sisi yang menghadap perkampungan," ucapnya.
Kepala BPESDM Kudus, Sam'ani Intakoris, mengatakan kewenangan penguatan tanggul tersebut adalah kewenangan pemerintah pusat. Sebab, sesuai regulasi yang ada sungai adalah milik pemerintah pusat.
"Masyarakat bisa mengusulkan, nanti kita dorong," tuturnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/tanggul-sungai-wulan_20160209_191355.jpg)