KKN Undip Perkenalkan Alat Pelindung Diri Kepada Petani Temanggung
Mahasiswa KKN Undip yang diterjunkan di Kecamatan Jumo, Kabupaten Temanggung memperkenalkan alat pelindung diri bebas infeksi
Penulis: rival al manaf | Editor: Catur waskito Edy
Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf
TRIBUNJATENG.COM, TEMANGGUNG -- Mahasiswa KKN Undip yang diterjunkan di Kecamatan Jumo, Kabupaten Temanggung memperkenalkan alat pelindung diri bebas infeksi kepada masyarakat tani Desa Padureso, Temanggung.
Koordinator KKN Desa Padureso, Gifar Yuan mengatakan bahwa satu kelompok desa terdiri dari 10 mahasiswa dari 3 Fakultas berbeda, yaitu Fakultas Kesehatan Masyarakat, Fakultas Teknik, dan Fakultas Ilmu Budaya.
"Pelaksanaan KKN tahun ini setiap mahasiswa memiliki kewajiban melaksanakan 2 program multidisiplin (gabungan) dan 2 program monodisiplin (sesuai keilmuannya).
Dalam pelaksanaan program monodisiplin, Rizka Amalia seorang mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat melakukan pengenalan Alat Pelindung Diri (APD) Bebas Infeksi pada petani," terang Gifar dalam keterangan persnya, Selasa (9/2/2016).
Rizka Amalia, menjelaskan, pelaksanaan program ini disertai pembagian media promosi kesehatan berupa leaflet dan masker gratis untuk petani.
"Ada tujuh APD yang sebaiknya digunakan para petani meliputi: topi, masker, kacamata pelindung, sarung tangan, apron atau celemek, celana panjang dan lengan panjang, sepatu boots atau sepatu yang menutupi kaki," jelas Rizka.
Menurutnya penggunaan APD merupakan salah satu upaya pencegahan terhadap bahaya infeksi zat kimia yang digunakan petani saat menyemprot pestisida. Masalah kesehatan ketika petani tidak menggunakan APD sangat beragam mulai dari pusing, muntah-muntah, mata berair, kulit gatal, kejang-kejang, hingga keracunan akut yang berakhir kematian.
"Harapannya, setelah diadakannya penyuluhan penggunaan APD, para petani di Desa Padureso dapat menjadi petani hebat yang tidak hanya handal dalam bersawah tetapi mampu melindungi dirinya dari bahaya infeksi," ujar Rizka Amalia.
Dosen Pembimbing Lapangan Kecamatan Jumo Kabupaten Temanggung Ir. Martini, M.Kes mengatakan bahwa KKN merupakan implementasi keilmuan mahasiswa di masyarakat, sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Di bidang kesehatan, mahasiswa dapat menjadi agent yang turut mewujudkan upaya pemeliharaan kesehatan di masyarakat, melalui upaya promotif dan preventif.
"Sosialisasi penggunaan APD dengan benar pada masyarakat petani sebagai upaya pencegahan keracunan pestisida di wilayah pertanian dipandang perlu dilakukan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program KKN monodisiplin di bidang kesehatan," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/mahasiswa-kkn-undip_20160209_121421.jpg)