Siswa SMA Kebon Dalem Semarang Sulap Sampah Plastik Jadi Batako
Marcellino Octavianus, Yovita Aryani, dan Daniel Nomolas Wicaksono yang kemudian menamai produk mereka dengan sebutan Eco Block
Penulis: rival al manaf | Editor: muslimah
Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Berawal dari keinginan mendaur ulang sampah plastik, tiga siswa SMA Kebon Dalem kemudian melakukan penelitian yang akhirnya menghasilkan paving block dengan bahan dasar arang plastik.
Mereka ialah Marcellino Octavianus, Yovita Aryani, dan Daniel Nomolas Wicaksono yang kemudian menamai produk mereka dengan sebutan Eco Block.
"Awalnya kami melihat peluang dari akan dibangunnya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah di Jatibarang dengan sumber energi pembakaran sampah plastik, pembakaran itu akan menghasilkan arang plastik yang sampai saat ini masih minim pemanfaatannya," jelas Daniel kepada Tribun Jateng, Selasa (9/2/2016).
Oleh karena itu ia bersama timnya kemudian melakukan studi literatur tentang apa kandungan dari arang plastik. Dari hasil studi itu ia mendapati bahwa arang plastik mengandung silikon dioksida yang ada juga dalam pasir.
"Setelah itu kami belajar juga cara pembuatan paving block dan kami temukan bahwa komposisinya yakni lima pasir dan tiga semen, kemudian pasir kami ganti dengan arang plastik," imbuhnya.
Berbekal 750 gram arang plastik dan 450 gram semen, mereka kemudian mencampur keduanya dengan air dan kemudian dicetak kedalam paralon. Hasil kreasi Eco Block ini kemudian menyabet gelar juara 1 LKTI di ITS Surabaya.
Kompetisi yang diikuti oleh 539 peserta perwakilan SMA se Indonesia itu dilaksanakan pada Sabtu 6 Februari 2016 lalu. Daniel dkk menyingkirkan perwakilan dari Jatim dimana SMA dari Malang hanya duduk diperingkat ke dua.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/siswa-sma-kebon-dalem_20160209_182530.jpg)