Selasa, 7 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Bantaran Bengawan Solo Terkena Luapan Air, Ratusan Warga Mengungsi

Bahkan warga yang rumahnya ada di bantaran sungai terpaksa mengangkat sejumlah barangnya ke tanggul yang ada di sepanjang bantaran..

Penulis: suharno | Editor: a prianggoro
Tribun Jateng/Suharno
Sungai Bengawan Solo meluap 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Suharno

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Hujan yang mengguyur Kota Solo sejak Rabu (10/2/2016) siang hingga Kamis (11/2/2016) dini hari membuat debit aliran Sungai Bengawan Solo kembali meluap hingga bantaran.

Bahkan warga yang rumahnya ada di bantaran sungai terpaksa mengangkat sejumlah barangnya ke tanggul yang ada di sepanjang bantaran.

Warga bantaran yang terkena banjir antaralain di kampung Putat, Sowijayan dan Beton yang masuk wilayah Kelurahan Sewu, Kecamatan Jebres.

Selain itu, banjir juga melanda warga bantaran di kampung Dadapan dan Ngepung yang masuk wilayah Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon.

"Jam 23.00 WIB kemarin (Rabu, Red), kami mulai memindahkan barang. Semua barang saya pindahkan" kata warga RT 02/RW 10 Sangkrah, Sriyadi (64), Kamis (11/2/2016).

Meski sudah surut, Sriyadi mengatakan belum berniat memindahkan barang-barangnya ke rumahnya, lantaran cuaca masih mendung dan diprediksi hujan kembali turun siang ini.

"Tadi cuma bersih-bersih rumah saja, tetapi barang tetap di atas karena melihat langitnya masih mendung dan kemungkinan akan turun hujan," sambungnya.

Terpisah, Lurah Sangkrah Singgih Bagjono mengungkapkan jumlah kepala keluarga (KK) yang terkena banjir di bantaran wilayah Sangkrah sebanyak 199 KK.

"Total jiwa terdampak sejumlah 536 jiwa. Untuk penangan kami masih berkoordinasi dengan PMI dan BPBD," ujar dia. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved