Empat Pemuda di Boyolali Mengoplos Alkohol Murni. Satu Tewas, dan Dua Dirawat di Rumah Sakit
Keempatnya mengoplos dua botol alkohol murni berkadar 70 persen alkohol yang tiap botolnya berisi 100 mililiter dengan lima botol suplemen.
Penulis: suharno | Editor: a prianggoro
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Suharno
TRIBUNJATENG.COM, BOYOLALI - Seorang pemuda di Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali tewas seusai meneguk minuman keras (miras) oplosan.
Informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat empat pemuda yakni Mukti Prabowo (20) warga Dukuh Tariwetan Desa Sumber, Adi Nur Hidayat (19) warga Dukuh Jaten Desa Teter, Dwi Susilo (20) warga Dukuh Jetis Desa Blagung, dan Sahid Maulana (19) warga Dukuh Jering Desa Wates, bertemu Rabu (11/2/2016).
Keempat pemuda desa ini kemudian sepakat untuk pesta miras oplosan Rabu siang di rumah Adi Nur Hidayat di Desa Teter, Kecamatan Simo.
Keempatnya mengoplos dua botol alkohol murni berkadar 70 persen alkohol yang tiap botolnya berisi 100 mililiter dengan lima botol suplemen.
Sekitar jam enam sore, Mukti Prabowo mabuk berat sehingga harus diantar untuk pulang ke rumahnya. Setiba di rumah, Mukti langsung tergeletak di tempat tidurnya dan baru sekitar jam sembilan malam Mukti diketahui telah meninggal dunia.
Tiga orang lainnya yang ikut pesta Miras oplosan, dua di antaranya, yakni Sahid dan Dwi, juga harus dilarikan ke RSUD Simo, Boyolali untuk mendapat perawatan medis.
Kejadian pesta air setan oplosan yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia serta dua orang di rawat di rumah sakit baru diketahui setelah Kepala Desa setempat melaporkannya ke Polsek Simo.
Kapolsek Simo AKP Agung Raharjo mewakili Kapolres Boyolali AKBP Budi Sartono menjelaskan pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kejadian tersebut.
Dari keterangan para saksi, pelaku pesta miras membeli alkohol murni berkadar 70 persen yang dijual bebas di apotik dan membeli minuman suplemen dibeli dari warung. Â
"Satu orang yang sehat yakni Adi masih kami periksa untuk dimintai keterangan, lantaran dua orang lainnya masih dirawat di rumah sakit dan satu orang yang meninggal dunia telah dikubur tadi pagi (Kamis, red)," papar Kapolsek, Kamis (11/2/2016). (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kesaksian-warga-korban-oplosan-itu-sering-pesta-miras-di-tengaran-semarang_20160101_211629.jpg)