Santriwati Ini Simpan Janin Hasil Hubungan Gelap Dalam Jok Motor

Santriwati Ini Simpan Janin Hasil Hubungan Gelap Dalam Jok Motor

Santriwati Ini Simpan Janin Hasil Hubungan Gelap Dalam Jok Motor
youtube
ILUSTRASI 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Radlis

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG- Santriwati pondok pesantren di Ketileng, Kota Semarang saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka aborsi. Santriwati berinisial NLM itu sebelumnya telah menggugurkan kandungannya menggunakan obat yang dibeli oleh kekasihnya, DYA melalui jual beli online.

Informasi yang dihimpun Tribun Jateng, saat menggugurkan kandungan, NLM mengalami pendarahan. Pasangan kekasih itu bahkan menyimpan janin mereka di bagasi motor dan dibungkus sarung saat mendatangi RSUD Kota Semarang atau RS Ketileng.

DYA mengantar NLM ke RS Ketileng. Saat NLM sudah ditangani oleh perawat, DYA kemudian dihampiri oleh anggota Polsek Tembalang berpakaian preman. Dari interogasi itulah diketahui DYA dan NLM menyimpan janin di dalam bagasi motor dibungkus sarung. Janin itu merupakan hasil hubungan gelap mereka.

"Dibungkus pakai sarung, disimpan di belakang (bagasi motor)," kata seorang sumber yang enggan disebut identitasnya, Kamis (11/2/2016). Saat ini NLM masih dirawat di RS Ketileng lantaran pendarahan. Dari informasi yang dihimpun, plasenta janin (ari-ari) masih tertinggal di dalam tubuh NLM.

Santriwati tersebut kini telah ditetapkan sebagai tersangka praktik aborsi. Pasien berinisial NLM (20) warga Pusakajati, Subang, Jawa Barat adalah santriwati di pondok pesantren di Jalan Ketileng, Kecamatan Tembalang Kota Semarang.

Obat aborsi itu dibeli kekasih NLM yang berinisial DYA (24) warga Geyer, Grobogan melalui jual beli online. Saat ini, NLM masih dirawat di RS Ketileng akibat keguguran kandungan hingga pendarahan.

Kapolsek Tembalang, Kompol Ibnu Bagus Santoso, saat dihubungi mengatakan santriwati yang masih dirawat di RS Ketileng tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka. "Statusnya sudah tersangka," kata Ibnu, Kamis (11/2/2016). Ibnu mengatakan, saat ini pihaknya masih menyelidiki praktek aborsi yang dilakukan oleh satriwati asal Jawa Barat tersebut. (*)

Penulis: muh radlis
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved