Terorisme
Baku Tembak, Satu Teroris Tewas dan Seorang Brimob Terluka
Setibanya di RS Bhayangkara, jenazah langsung dikeluarkan dari mobil dan diangkut menuju ruang otopsi.
TRIBUNJATENG.COM- Terduga teroris tewas dalam baku tembak di Kelurahan Pena To'i, Kecamatan Mpunda, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Jenazahnya tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Mataram, Selasa (16/2/2016).
Berdasarkan pantauan, jenazah Fajar tiba di RS Bhayangkara Mataram sekitar pukul 11.30 Wita. Jenazah diangkut menggunakan mobil Nissan Grand Livina dengan kawalan ketat aparat Densus 88 bersenjata lengkap.
Setibanya di RS Bhayangkara, jenazah langsung dikeluarkan dari mobil dan diangkut menuju ruang otopsi. Pelaksanaan otopsi dilakukan secara tertutup. Awak media yang akan meliput dilarang mendekati area ruang otopsi. Penjagaan ketat oleh aparat Brimob bersenjata lengkap tampak di setiap pintu masuk Rumah Sakit.
Sebelumnya diberitakan, Kepala Kepolisian Daerah NTB Brigjen Pol Umar Septono membenarkan telah terjadi baku tembak antara terduga teroris dan Densus 88 anti teror di Kelurahan Pena To'i, Kecamatan Mpunda, Kota Bima, NTB. Baku tembak terjadi sekitar pukul 08.00 Wita, Senin (15/2/2016) di Kelurahan Pena To'i, Kecamatan Mpunda, Kota Bima, NTB.
Dalam baku tembak tersebut, satu orang terduga teroris atas nama Fajar tewas dan satu orang anggota Brimob terkena luka tembak. Umar mengatakan, terduga teroris Fajar merupakan target operasi yang telah lama diincar pihak kepolisian. Fajar masuk dalam jaringan Santoso dan memiliki peran cukup penting. (Kompas.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/jenazah-terduga-teroris-yang-tewas-dalam-baku-tembak-di-bima-tiba-di-rs-bhayangkara-mataram_20160216_121205.jpg)