Sabtu, 18 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

VIDEO Kemeriahan Lomba Tari Jawa Kreasi Baru di Universitas PGRI Semarang

VIDEO Kemeriahan Lomba Tari Kreasi Jawa di Universitas PGRI Semarang

Penulis: rival al manaf | Editor: iswidodo

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Memperingati hari bahasa Ibu yang jatuh pada 21 Februari, Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) menyelenggarakan berbagai perlombaan yang bermuara pada pelestarian bahasa Jawa di Balairnung kampus Sidodadi, Semarang, Sabtu (20/2/2016)

Perlombaan yang digelar diantaranya adalah nembang macapat, mendongeng berbahasa Jawa, hingga tari kreasi Jawa. 127 tim SMA sederajat dari seluruh Jateng ikut serta dalam perlombaan itu. Dalam pembukaan memang tampak rombongan dari Surakarta, Salatiga, Kudus, Pekalongan dan berbagai kota lainnya.

Salh satu peserta asal SMAN 13 Semarang Ade Laurintia Harvisa menjelaskan untuk mengikuti perlombaan tersebut ia harus rela bangun dari pukul 3 dini hari.

"Karena ada satu anggota tim baru dan kebetulan juga bukan berasal dari sanggar maka kami harus berusaha semaksimal mungkin agar di atas panggung terlihat kompak, hal itu sulit karena kita minim pertemuan," kata Ade.

Rektor Universitas PGRI, Dr Muhdi SH Mhum menjelaskan pihaknya merasa berkewajiban untuk ikut melestarikan bahasa Ibu karena memang selain tertera dalam undang-undang mereka juga menyadari akan begitu pentingnya bahasa ibu dan bahasa daerah.

"Bahasa Ibu atau bahasa daerah yang di Jateng dikenal dengan bahasa Jawa berdasar penelitian mewakili karakter dan budaya seseorang, hal ini juga mempengaruhi ciri dan karakter setiap individu, kami ingin dengan perlombaan ini bisa membangkitkan kembali semangat pemuda untuk menggunakan bahasa daerah yang sangat erat kaitannya dengan budaya," beber Muhdi.

Ia menurutnya saat ini bahasa daerah mulai tergerus eksistensinya karena pemuda menganggap bahwa menggunakannya tidak keren. Dalam datanya, ada lebih dari 700 bahasa daerah di Indonesia yang terancam karena anggapan tersebut. Oleh karena itu Unesco sejak tahun 1999 menetapkan tanggal 21 Februari sebagai hari bahasa Ibu Internasional. (tribunjateng/rival almanaf)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved