Selasa, 14 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Idrus Marham Akui Dirinya Tak Punya Dana untuk Maju Sebagai Calon Ketum Golkar

Calon Ketua Umum Partai Golkar, Idrus Marham memaparkan ada enam syarat yang wajib dimiliki kader Partai Beringin jika ingin jadi Ketua Umum.

Penulis: suharno | Editor: galih pujo asmoro
Ambaranie Nadia K.M
Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham dan puluhan kader Partai Golkar menemui Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly untuk melayangkan protes mengenai pengakuan kepengurusan Partai Golkar versi Munas Ancol, Rabu (11/3/2015). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Suharno

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Calon Ketua Umum Partai Golkar, Idrus Marham memaparkan ada enam syarat yang wajib dimiliki kader Partai Beringin jika ingin jadi Ketua Umum.

Pertama memiliki kompetensi dan kemampuan serta ideologi menjadi pemimpin, sehingga nantinya tidak meperjualbelikan partai untuk kepentingan pribadinya.

Syarat kedua, calon pemimpin Golkar wajib memiliki kemampuan konseptual dan latarbelakang akademi. Ketiga, lanjutnya memiliki jaringan sosial politik yang kuat, termasuk hubungan baik dengan partai dan hubungan kuat dengan rakyat.

"Syarat keempat adalah integritas, disusul syarat kelima yakni rekam jejak dari yang bersangkutan dalam karir politik maupun catatan hukumnya," ujarnya saat menghadiri acara silaturahmi Pengurus Partai Golkar tingkat provinsi dan kabupaten/kota Jawa Tengah yang diselenggarakan di Sunan Hotel Solo, Selasa (1/3/2016).

Terakhir, kata dia yakni masalah pendanaan. Syarat terakhir ini, tidak dimilikinya.

"Syarat terakhir memang pendanaan. Ini memang perlu, mau tidak mau. Memang yang terakhir ini merupakan sisi kurang pada diri saya. Namun saya berkeyakinan kemerosotan Golkar terjadi seiring maraknya politik uang," sambungnya.

Menurutnya pada masa kepemimpinan Akbar Tanjung, Golkar bisa menang Pemilu pada tahun 2004, bukan karena kaya akan materi tetapi lantaran motivasi politik yang luar biasa.

"Namun setelah itu (Pemilu 2004) tidak ada kreativitas politik karena terjebak pragmatisme sehingga terus menurun. Karenanya bagi saya modal sosial politik lebih penting, bukan hanya uang," jelas dia.

Sebelum menghadiri kegiatan silaturahmi dengan para pengurus Golkar di Jateng, Idrus terlebih dulu berziarah ke makam Presiden kedua RI, Soeharto, di Astana Giribangun, Matesih, Karanganyar. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved