Misteri Mayat Perempuan yang Mengapung di Perairan Bedono Demak Belum Terungkap, Ini Ciri-Cirinya!
Satreskrim Polres Demak masih melakukan penyelidikan terkait penemuan sesosok mayat di perairan kawasan makam wisata religi Syeh Abdulah Mudzakir
Penulis: puthut dwi putranto | Editor: muslimah
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Puthut Dwi Putranto
TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Satreskrim Polres Demak masih melakukan penyelidikan intensif terkait penemuan sesosok mayat di perairan kawasan makam wisata religi Syeh Abdulah Mudzakir, Senin (29/2/2016) sore sekitar pukul 15.00 WIB.
Jasad perempuan yang ditemukan mengapung di bawah jembatan Dukuh Tambaksari, Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah hingga kini belum juga diketahui identitasnya.
Kasat Reskrim Polres Demak, AKP Philip Samosir, menjelaskan, dalam penanganan kasus ini pihaknya telah berupaya mendatangkan tim Inafis Polda Jateng untuk keperluan autopsi korban. Termasuk juga menginformasikan kepada masyarakat menyoal ciri-ciri yang melekat pada korban.
Adapun ciri-ciri terbaru mayat perempuan itu yakni berumur sekitar 20 tahunan, berambut panjang 25 cm, mengenakan celana pendek hitam ketat, rok motif bulat-bulat serta kaos warna hijau.
"Jasad diperkirakan tiga hari di dalam perairan sehingga tubuh terlihat gemuk. Di kepalanya ada luka benturan terkena pondasi jembatan. Hingga kini belum ada laporan terkait identitas korban," kata Philip kepada Tribun Jateng, Selasa (01/03/2016).
Dari hasil otopsi tersebut, menurut Philip, pihaknya belum bisa memastikan penyebab kematian korban. Apakah mayat tersebut meregang nyawa karena pembunuhan atau tenggelam, masih didalami oleh pihak kepolisian.
"Tunggu kami masih melakukan penyelidikan. Identitasnya saja belum diketahui. Kami harap jika ada masyarakat yang menjadi pihak keluarga korban segera melapor. Keterangan mereka sangat kami perlukan," kata Philip.
Untuk diketahui, masyarakat Kota Wali kembali dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat di perairan kawasan makam wisata religi Syeh Abdulah Mudzakir, Senin (29/02/2016) sore sekitar pukul 15.00 WIB. Mayat perempuan tanpa identitas itu ditemukan mengapung di bawah jembatan Dukuh Tambaksari, Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Tribun, mayat tersebut kali pertama ditemukan oleh beberapa warga desa setempat. Warga yang tengah bercengkerama di warung yang tak jauh dari lokasi semula menduga mayat tersebut adalah benda yang mengapung.
"Namun setelah dilihat secara seksama itu adalah mayat. Warga kemudian melaporkan hal itu kepada polisi. Polisi, " kata Kepala Sub Bagian Humas Polres Demak, AKP Zamroni.
Setelah dievakuasi, mayat tersebut lantas dibawa ke RSUD Sunan Kalijaga Demak untuk diautopsi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-jenazah_20160204_180522.jpg)