Ketua KPU Kota Pekalongan Dapat Sanksi Peringatan Keras dari DKPP

Ketua KPU Kota Pekalongan, Abdul Basir mendapatkan sanksi peringatan keras. Sedangkan empat komisioner lainnya hanya mendapatkan sanksi peringatan

Ketua KPU Kota Pekalongan Dapat Sanksi Peringatan Keras dari DKPP
tribunjateng/raka f pujangga
Ketua Panwaslu Kota Pekalongan, Sugiharto 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), telah mengeluarkan maklumat nomor 25/DKPP-PKE-V/2016 terkait pelanggaran kode etik yang dilakukan KPU Kota Pekalongan,  yang diterbitkan 1 Maret 2016.

Ketua KPU Kota Pekalongan, Abdul Basir mendapatkan sanksi peringatan keras. Sedangkan empat komisioner lainnya hanya mendapatkan sanksi peringatan.

Empat komisioner tersebut yakni Edi Harsoyo, Priyadi Trahutomo, Taufiqurrohman, dan Rahmi Rosyada.

Ketua Panwaslu Kota Pekalongan, Sugiharto menyampaikan, pihaknya telah melakukan beberapa rangkaian sidang dalam pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik.

Pertama yakni sidang pemeriksaan saksi teradu dan pengadu diundang di Kantor Bawaslu Jawa Tengah.

"Kemudian setelah itu dilanjutkan sidang di DKPP Jakarta dalam agenda pembacaan putusan hasil," kata dia, Rabu (2/3/2016).

Dalam isi maklumat yang diterbitkan DKPP mengabulkan pengadu (Panwaslu Kota Pekalongan) untuk seluruhnya.

"Kita ada beberapa tuntutan yang disampaikan ke majelis salah satunya pemusnahan surat suara yang masih tersisa, agar dimusnahkan sesuai undang-undang," katanya.

Kemudian DKPP memutuskan menjatuhkan sanksi peringatan keras kepada teradu yakni Ketua KPU Kota Pekalongan, Abdul Basir.

Dalam maklumat tersebut, diperintahkan kepada KPU Provinsi Jateng untuk menindaklanjuti putusan pling lambat tujuh hari pasca putusan.

"Menurut saya ini sebuah pembelajaran bersama, sehingga apapun yang terjadi harus profesional, akuntabel dan terbuka. Karena surat suara ini dokumen negara," ucap dia. (*)

Penulis: raka f pujangga
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved