PMI Pati Serahkan Bantuan kepada Orangtua Wisnu, Pria yang Tenggelam di Waduk

Petugas PMI menyerahkan bantuan berupa sembako dan uang tunai sebesar Rp 500 ribu. Bantuan tersebut diserahkan pengurus PMI Pati termuda, Tresya

tribun jateng/mamdukh adi
Petugas PMI menyerahkan bantuan berupa sembako dan uang tunai sebesar Rp 500 ribu. Bantuan tersebut diserahkan pengurus PMI Pati termuda, Tresya Oktavera Wedyastantri 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Palang Merah Indonesia (PMI) Pati menyerahkan bantuan kepada pasangan Mulyono dan Sudarmi di Dukuh Selorejo, Desa Gembong, Kecamatan Gembong, Pati. Mulyono dan Sudarmi merupakan otangtua dari Almarhum Wisnu Ari Wibowo, seorang pria yang tewas tenggelam di Waduk Seloromo, Jumat (4/3/2016) lalu.

Petugas PMI menyerahkan bantuan berupa sembako dan uang tunai sebesar Rp 500 ribu. Bantuan tersebut diserahkan pengurus PMI Pati termuda, Tresya Oktavera Wedyastantri didampingi Kepala Markas PMI Sugiyanto dan Wakil Sekretaris yang membidangi Bencana, Sugiyono.

Selain itu, Vera yang juga merupakan putri sulung Bupati Pati Haryanto, turut merogoh uang pribadinya untuk diberikan kepada keluarga korban.

"Ini merupakan aksi PMI yang rutin dilakukan untuk membantu warga yang kena musibah. Bantuan diberikan berupa sembako dan sejumlah uang," jelas Vera, Sabtu (5/3/2016).

Pemberian bantuan ini, kata dia, merupakan sejalan dengan prinsip-prinsip dasar PMI, yakni Kemanusiaan (humanity), Kesamaan (impartiality), Kenetralan (neutrality), Kemandirian (independence), Kesukarelaan (voluntary service), Kesatuan (unity) dan Kesemestaan (universality).

Sementara, ibunda Wisnu, Sudarmi masih terngiang kepergiaan Wisnu yang dirasa begitu cepat berpulang dipanggil Yang Maha Kuasa.

"Dia (Wisnu) sangat baik, pendiam, tak banyak bicara dan suka membantu orang tua," ucapnya sembari meneteskan air mata.

Menurutnya, dia sudah mencari kemana saja keberadaan Wisnu yang dikira hilang selama dua hari dan akhirnya ditemukan sudah tak bernyawa di waduk. Ia mengaku sangat terpukul ketika Wisnu ditemukan namun sudah meninggal.

"Setelah ditemukan, saya tak kuat menanggung kesedihan karena anak saya sudah tiada," kata Sudarmi.

Sementara, ayah korban, Mulyono, berterima kasih atas perhatian dan respon cepat yang ditunjukan PMI. PMI, kata dia, juga dengan sigap segera ke lokasi kejadian ditemukannya jasad Wisnu. PMI turut membantu mengevakuasi korban.

"Terima kasih atas bantuan yang diberikan. Saya bersyukur banyak yang memperhatikan, termasuk PMI," ucapnya.(*)

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: rustam aji
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved