Breaking News:

Dianggap Pencitraan Saat Melayat Dr Sulistyo, Mata SBY pun Berkaca-kaca Sambil Beri Penjelasan

"Saya mendengar saat menghadiri pemakaman Bapak Sulistiyo di Semarang, saya dianggap pencitraan. Semoga mereka diampuni oleh Yang Maha Kuasa

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: a prianggoro
Tribun Jateng/Rival Al Manaf
SBY Melayat Almarhum Sulistyo di Rumah Duka 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM, PATI- Mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, Rabu (16/03/2016), menceritakan bila dirinya dianggap pencitraan saat menghadiri pemakaman Ketua Umum PGRI, Sulistiyo di Semarang beberapa waktu lalu.

SBY mengisahkan cerita tersebut saat di hadapan warga Pati di Waroeng Pati, Jalan Pati-Kudus, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. 

"Saya mendengar saat menghadiri pemakaman Bapak Sulistiyo di Semarang, saya dianggap pencitraan. Semoga mereka diampuni oleh Yang Maha Kuasa," katanya di sela diskusi dengan warga Pati.

Menurutnya, orang yang mengatakan bahwa dirinya hanya pencitraan, tidak tahu menahu keterlibatan dirinya dengan Sulistiyo.

SBY mengaku sangat dekat dengan sosok satu tersebut. Apalagi saat tiba di rumah duka, istri almarhum langsung memeluk Ani Yudhoyono.

"Saat kami tiba di rumah duka, istri almarhum langsung memeluk Ibu Ani sangat lama. Yang mengatakan hanya pencitraan itu tidak tahu menahu tentang dalamnya perasaan kami terhadap almarhum," kata SBY dengan mata yang berkaca-kaca.

Menurutnya, saat dia masih menjabat presiden, ia berusaha untuk mensejahterakan para pendidik dengan mengeluarkan sertifikasi. Tentunya harus dibarengi dengan peningkatan kemampuan dan metodologi pengajaran.

SBY menuturkan cerita itu karena seorang perwakilan dari guru di Pati menanyakan nasib mereka tentang guru honorer yang tidak kunjung diangkat menjadi PNS.

"Awalnya, Menpan RB menjanjikan akan mengangkat guru honorer secara bertahap hingga 2019. Namun saat ini belum ada tindak lanjut," kata seorang perwakilan guru Pati, Bambang Nursito. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved