Tribun Community

Selamat Datang di Kota Setan Lagu Suguhan HMMM

Selamat Datang di Kota Setan Lagu Suguhan HMMM

Selamat Datang di Kota Setan Lagu Suguhan HMMM
tribunjateng/galih priatmojo
Selamat Datang di Kota Setan Lagu Suguhan HMMM 

TRIBUNJATENG.COM - Tak banyak yang mengenal musik eksperimental. Genre yang dipopulerkan John Cage ini jarang ditampilkan di panggung umum. Meski begitu, musik ini tetap eksis dan punya penggemar tersendiri.

Di Semarang, band yang cukup loyal mengusung musik eksperimental ini adalah HMMM. Grup musik yang digawangi Fredian Bintar, Riska Farasonalia serta Debby "Janet" Selviana ini terbentuk Februari 2015. "Saat itu, kami diajak main bareng satu band asal Jepang di satu pagelaran. Akhirnya, kami bermain bertiga secara ekspresionis, semua kami impriovisasi. Dari situlah HMMM lahir," ujar Fredian.

Di dunia musik, nama Fredian tak asing. Dia pernah tergabung dalam Sistem Busuk Dari Dalam (SBDD), band eksperimental yang merilis karya di label Amerika Serikat. Sementara Riska, penggebuk drum yang aktif di dunia seni di Semarang. Dia juga aktif membuat artwork kolase bersama komunitas seni di Kota Lumpia. Dan, Janet, merupakan mahasiswi di satu perguruan tinggi di Semarang yang aktif di band hardcore punk.

"Kami memilih nama HMMM karena menurut kami, hmmm merupakan bahasa universal tapi punya makna dalam. Kami pun ingin seperti itu, bisa diterima semua orang, apapun yang kami suarakan," imbuh Fredian.

Sebagai band ekperimental, HMMM menggunakan berbagai macam instrumen yang dimainkan secara konsep dan spontan. Mayoritas suara yang dihasilkan merupakan kode. Menurut Fredian, kode terkadang lebih bisa menyampaikan makna daripada kata. Meski begitu, HMMM tak lantas menghilangkan lirik lagu.

Janet menjelaskan, lirik-lirik di setiap karya HMMM banyak diadaptasi dari doa, hikayat, kitab serta riwayat sejarah yang diracik menjadi pesan refleksi tentang manusia. Lirik ini juga digunakan sebagai mesin pemberontak melawan sistem yang menindas dan merusak. "Semua itu kami bungkus lewat musik yang katakanlah tak se-lembut Efek Rumah Kaca tapi tidak juga se-keras Seringai," jelasnya.

Grup musik yang dikatakan anggota HMMM cukup memengaruhi karya mereka di antaranya, Bjork, Radiohead, John Cage, serta Sigur Ros.

Saat ini, HMMM telah mengeluarkan single berjudul "Selamat Datang di Kota Setan". Single yang digarap sejak pertengahan tahun lalu itu berkisah tentang refleksi mengenai kondisi kekinian yang berlimpah masalah dan konflik. Fredian menyebut single ini adalah satir bagi sistem yang ada, dimana korupsi dan kejahatan moral makin merajalela.

Disamping sibuk mempersiapkan single, dalam kurun setahun ini, HMMM juga terlibat proyek Hikayat Naga Linglung. Proyek yang menggabungkan musik dan story telling ini merupakan kerjasama dengan Arlington yang juga terlibat sebagai desainer produk Saint Laurent Paris. "Hikayat Naga Linglung ini masih dalam proses pengerjaan. Kami membuat semacam sampling dan bunyi-bunyian untuk mengisi cerita yang digambarkan Arlington," ujarnya.

Siapkan Diri Tampil di Yogyakarta

Tak hanya itu, HMM juga sibuk mempersiapkan diri tampil di kegiatan peringatan Hari Perempuan Internasional di Yogyakarta. Rencananya, kegiatan tersebut digelar April mendatang. "Rencana, tampil di Yogyakarta 2 April nanti," ujar Riska.

Mereka pun berusaha mematangkan konsep yang akan dibawakan. Materi yang dibawakan tak jauh dari isu terkait perempuan, semisal kekerasan terhadap perempuan di Amerika dan Yaman, juga isu lingkungan yang melanda sejumlah negara. "Kami ingin konsepnya kontekstual dengan event yang digelar," kata Riska.

Soal instrumen yang akan dipakai, Riska masih merahasiakan. Menurutnya, instrumen khas HMMM muncul secara situasional. "Hmm.. belum tahu istrumen apa yang nanti kami pakai. Bisa pakai botol, panci, kursi atau meja, kami belum tahu. Sebab, kalau dipersiapkan, biasanya kurang pas. So, tunggu aja perform kami," ujarnya. (tribunjateng/galih priatmojo)

HMMM
Terbentuk: Februari 2013
Genre: Eksperimental
Personel:
-Fredian Bintar
-Riska Farasonalia
-Debby "Janet" Selviana

Karya:
-Selamat Datang di Kota Setan (single)

Penulis: galih priatmojo
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved