Breaking News:

Suami Tak Berdaya di Malam Pertama, Istrinya Langsung Tuntut Cerai

Gadis berusia 18 tahun asal Desa Katna di Murshidabad, negara bagian West Bengal mengetahui suaminya impoten saat malam pertama.

Editor: rustam aji
Shutterstock/kompas.com
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM - Seorang remaja India menuntut cerai dari suaminya setelah dua minggu menikah. Penyebabnya, sang suami ternyata mengalami disfungsi ereksi.

Gadis berusia 18 tahun asal Desa Katna di Murshidabad, negara bagian West Bengal mengetahui suaminya impoten saat malam pertama.

Begitu suaminya tidak mampu di atas ranjang, ia segera menuntut cerai dan meminta dowry atau maharnya kembali. Jumlahnya Rs 55.000 tunai serta aset senilai sama. Tuntutan itu berhasil dimenangkannya pada Sabtu (20/3/2016).

Dilansir Daily Mail, keluarga gadis mengatakan perceraian harus dilakukan segera karena reputasinya bisa ternoda. Sebab, dia bisa dijuluki mandul, bila pernikahan itu tetap berlanjut, sedangkan dia tak bisa hamil karena suami impoten.

Pekan lalu, keluhan gadis tersebut didiskusikan dalam pertemuan dua pihak keluarga.

Pihak keluarga baru mengetahui permasalahan saat gadis itu pulang ke rumah orangtua. Keluarganya menyarankan agar dia mencari keadilan.

Untuk itu gadis tersebut mendatangi Shabnam Ramaswami, pendiri lembaga swadaya Street Survivor India.

Organisasi ini membantu para penduduk desa yang memiliki masalah kemasyarakat, termasuk hubungan antara pria dan wanita. Atau saat wanita menjadi korban karena hak-haknya atas rumah dan aset ditolak.

"Pada malam pernikahan, saya sadari suami saya ternyata disfungsi ereksi. Di desa kami, beberapa perkawinan hancur di usia awal pernikahan. Namun tak satupun wanita yang menyebutkan impoten sebagai alasannya," kata gadis itu pada Times of India.

Pada Jum'at, gadis itu ditemani lembaga tersebut membawa kasus ini ke Pengadilan Kandi. Biaya proses perceraian ditanggung kedua belah pihak keluarga.

Beberapa warga dari desanya mengusik gadis itu karena berani mengungkap masalah tersebut. "Tapi jika saya tidak bicara, saya pasti akan menderita seumur hidup," katanya. (*)

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved