Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Mayat Tanpa Busana Dekat Makam Syekh Mudzakir Diduga Korban Pembunuhan

Mayat Tanpa Busana Dekat Makam Syekh Mudzakir Diduga Korban Pembunuhan

Penulis: puthut dwi putranto | Editor: iswidodo
TRIBUNJATENG/PUTUT DWI PUTRANTO
Warga Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah kembali digemparkan dengan penemuan sesosok mayat di kawasan konservasi mangrove makam Syekh Abdullah Mudzakir, Kamis (24/03). 

Laporan Tribun Jateng, Putut Dwi Putranto

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK- Warga Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah kembali digemparkan dengan penemuan sesosok mayat di kawasan konservasi mangrove makam syekh Abdullah Mudzakir, Kamis (24/03) pagi. Mayat tanpa identitas berjenis kelamin laki-laki ini kondisinya mengenaskan.

Posisi mayat yang hanya mengenakan celana dalam ini tengkurap di sela-sela tanaman mangrove. Bagian kepala belakang dan punggung nampak ada bekas luka bacokan serta masih mengeluarkan darah segar. Bahkan ironisnya, kedua tangannya diikat tali dari bahan kulit pisang serta kedua kakinya diikat sabuk.

Kapolsek Sayung, AKP Budi Rahmadi, mengatakan, mayat semula ditemukan oleh warga setempat. Warga lantas beramai-ramai melaporkan kejadian ini kepada pihak Kepolisian. Menurut Budi, mayat yang ditemukan dalam kondisi tak wajar ini diindikasikan korban pembunuhan.

" Jika dilihat dari kondisinya yang tidak wajar, mayat ini diduga korban pembunuhan. Apalagi kedua tangan dan kaki diikat. Bahkan di kepala bagian belakang serta punggungnya ada luka bekas bacokan. Darahnya masih segar, kemungkinan baru semalam dibunuh, " kata Budi kepada Tribun.

Setelah dilakukan identifikasi dan evakuasi dari tim inavis Polres Demak, jasad korban segera dilarikan ke RSUD Sunan Kalijaga Demak. " Untuk pastinya kami akan lakukan autopsi dan penyelidikan. Identitas korban juga belum diketahui, " pungkas Budi.

Kabag Ops Polres Demak, Kompol Sutomo, menjelaskan, identitas korban belum diketahui. Hanya saja, sambung dia, hasil penyelidikan sementara melalui autopsi menyebutkan jika mayat itu merupakan korban pembunuhan.

" Hasil visum ada beberapa luka bacokan di tubuh korban. Apalagi korban ini diikat. Dugaan kuat korban pembunuhan. Kami masih melakukan proses penyelidikan lebih lanjut, " tegas Sutomo. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved