Longsor Banjarnegara Timbun 9 Rumah dan Tanah Masih Bergerak Membahayakan
Longsor Banjarnegara Timbun 9 Rumah dan Tanah Masih Bergerak Membahayakan
Penulis: adi prianggoro | Editor: iswidodo
TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA- Longsor terjadi di desa Clapar kecamatan Madukara kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah menimbun 9 rumah, yang terjadi sejak Kamis kemarin hingga Senin (28/3/2016) sekitar pukul 09.30 WIB masih berlangsung. Hingga Senin sore sudah tercatat 267 orang mengungsi.
Longsor itu sudah menimbun 9 rumah, dan tanah masih bergerak membahayakan. Kepala BPBD Jateng, Sarwana menyampaikan, hingga sore ini secara visual tanah masih bergerak.
Pergerakan tanah dari pengamatan sampai saat ini terjadi 7 kali pergerakan. Akibat dari pergerakan tanah tersebut semakin bertambah luas wilayah yang terdampak. Dan juga menambah kerusakan rumah.

"Jumlah rumah rusak berat 16 unit, 7 rumah terancam ambruk. Jumlah warga yang mengungsi hingga saat ini sebanyak 73 KK dengan jumlah jiwa 267 orang (L : 140 P : 127), bumil 4 org, balita 2, batita 8, bayi usia < 1 th 7 anak, lansia 31 orang," kata Sarwana dalam rilis kepada Tribun Jateng, Senin sore (28/3/2016).
Dia menyebut, pelayanan kesehatan dari Dinkes terus dilakukan selama 24 jam. Kegiatan hari ini adalah membuka akses jalan setapak untuk mengganti jalan setapak yang kemarin dibuat karena jalan alternatif tersebut sudah tidak bisa dilewati. Karena terjadi retakan tanah pada jalan tersebut.

Kegiatan membuka akses jalan alternatif baru dilakukan oleh relawan gabungan dari unsur BPBD Banjarnegara, Kodim 0704, Polres Banjarnegara, PMI, Tagana, Satpol PP, Dinsos , Dinas kesehatan, DPU, Bagana, banser, MDMC, dompet duafa, PKPU, Pandu keadilan, PP,barisan patriot bela negara, BPBD banyumas, Relawan PGRI, MTA, Sar kab bna, pkpu, senkom, Rapi bna, FPRB, OI, sar amanat, destana bna dan unsur masyarakat.
Kegiatan hari ini melibatkan relawan sekitar 350 orang. Di samping kegiatan membuat jalan alternatif untuk akses jalan baru, juga dilakukan kegiatan mengevakuasi barang-barang atau perabot rumah milik warga terdampak yang masih bisa diselamatkan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/longsor-banjarnegara-timbun-9-rumah-dan-tanah-masih-bergerak-membahayakan_20160328_170934.jpg)