Rasio Kredit Macet Perbankan Masih Tinggi

Rasio Kredit Macet Perbankan Masih Tinggi

Rasio Kredit Macet Perbankan Masih Tinggi
TRIBUNNEWS.COM
Rasio Kredit Macet Perbankan Masih Tinggi 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Tahun ini, langkah perbankan masih terhadang tren kenaikan rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL).

Kendati dibayangi NPL tinggi, penurunan suku bunga acuan dan relaksasi aturan giro wajib minimum (GWM), bakal memperlonggar likuiditas perbankan.

Deputi Komisioner Pengawasan Bank II Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Boedi Armanto menjelaskan, NPL perbankan masih terus mendaki. Catatan OJK, NPL gross berada di level 2,7 persen per Maret 2016 dari posisi 2,4 persen per Maret 2015.

Sementara, NPL net tak berubah atau di kisaran level 1,7 persen pada periode yang sama. "NPL masih terkendali. Patokan OJK maksimal NPL 5 persen," jelasnya, Senin (4/4).

Dia menilai, kondisi perbankan Indonesia masih terbilang sehat. Sebab, meski tren NPL meningkat, perbankan memiliki permodalan yang kuat.

Saat ini, rata-rata permodalan industri perbankan sebesar 21,75 persen per Januari 2016. Permodalan ini masih kokoh menahan tekanan NPL dan efek negatif anjloknya harga komoditas. (Kontan/Arsy Ani Sucianingsih)

Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved