Selasa, 14 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Ganjar Sindir Anggota DPR RI Asal Jateng yang tidak Bisa Berbahasa Jawa

Ganjar Sindir Anggota DPR RI Asal Jateng yang tidak Bisa Berbahasa Jawa

Penulis: m nur huda | Editor: iswidodo
tribunjateng/dok
FOTO DOKUMEN Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dalam suatu acara. Tiap Kamis menggunakan bahasa Jawa. 

‪Laporan Wartawan Tribun Jateng M Nur Huda‬

TRIBUNJATENG.COM, WONOGIRI - Anggota Komisi VIII DPR RI‎ dari Dapil Jawa Tengah, Endang Mariastuti, mendapat sindiran dari Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo. Pasalnya, wakil rakyat itu tidak bisa berbahasa Jawa dengan lancar.‬

‪Sindiran itu disampaikan saat keduanya hadir dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Wilayah (Musrenbangwil) di Eks Karesidenan Surakarta, di Pendapa Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Kamis (14/4/2016). Sesuai Peraturan Gubernur Jateng, setiap Kamis seluruh acara kedinasan wajib menggunakan tuturan bahasa Jawa.‬

‪Maka baik gubernur, bupati/wali kota dan masyarakat yang hadir siang itu, harus bertutur menggunakan bahasa Jawa ketika menyampaikan sambutan maupun usulan program.‬

‪Saat sesi dialog, dua siswa SMAN 1 Wonogiri bertanya tentang keterlibatan anak-anak dalam pembangunan di Jateng. Awalnya mereka menggunakan bahasa Indonesia karena berasal dari Jakarta, namun setelah diketahui bahwa orangtua keduanya warga asli Wonogiri, Ganjar meminta menggunakan Bahasa Jawa.‬ ‪"Jowo ngoko yo rapopo," kata Ganjar.‬

‪Suasana jadi ger-geran karena ketika siswa tersebut akhirnya menggunakan Jawa Ngoko, Ganjar menggunakan Krama Inggil. "Ngene lho pak (begini lho, pak)," ucap Almas Ryo, salah satu siswa. "Pripun, Den (bagaimana, Den)," jawab Ganjar disambut tawa hadirin.‬

‪Selanjutnya, giliran Anggota DPR RI menyampaikan pandangannya terkait pembangunan di Jateng. Awalnya Endang berusaha mengikuti aturan dengan menggunakan Bahasa Jawa. Namun pidatonya terasa tidak lancar dan bertempo lambat. Seringkali malah kata-kata dari Bahasa Indonesia yang diucapkan.‬

‪Mendengar pidato Endang yang tidak lancar, sebagian hadirin nampak berbisik-bisik. Sebagian lainnya malah tidak memperdulikan pidato. Di akhir pidatonya, Endang meminta maaf.‬

‪"Mohon maaf Bapak Gubernur, saya menggunakan Bahasa Indonesia agar cepat saja," kata dia.‬

‪Ganjar langsung menanggapi Endang. Dengan cepat Ganjar mengambil microphone di meja dan memanggil siswa-siswi SMA1 Wonogiri sebelumnya.‬ "Mana tadi adik-adik SMA, Mohon maaf ternyata anggota DPR RI pun ora iso boso Jowo (tidak bisa bahasa Jawa)," tandasnya disusul tawa hadirin.(*)‬

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved