Eko Riyadi Berburu Winger, Ini Karakter Pemain yang Diinginkan
Johan dan Harry Nur punya peran besar dalam serangan yang sering dipertontonkan dalam latihan Mahesa Jenar di Stadion Jatidiri
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Muhamad Alfi M
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kemantapan Pelatih PSIS Semarang, Eko Riyadi terhadap dua strikernya, Johan Yoga Utama dan Harry Nur dan masih belum cari bomber lain bukan tanpa alasan.
Johan dan Harry Nur punya peran besar dalam serangan yang sering dipertontonkan dalam latihan Mahesa Jenar di Stadion Jatidiri.
Dalam formasi 4-2-3-1, peran striker bagi mantan Pelatih Persitema Temanggung ini bisa jadi eksekutor maupun pivot atau tembok bagi lini kedua.
Itu juga alasan Eko Riyadi memilih winger seperti Wage Dwi Aryo. Hal itu terlihat juga di awal latihan saat Fernando Gomes gabung sebelum akhirnya berlabuh di Pusamania Borneo FC U-21.
"Johan-Harry Nur di karakter tim ini sangat kami butuhkan. Mereka punya penguasaan bola yang kuat, insting gol tajam, dan bisa bagi bola. Keduanya sesuai karakter tim. Keduanya saat ingin ditunjang sayap yang selain rajin umpan lambung juga menusuk ke dalam pertahanan lawan," ungkap Eko Riyadi seusai latihan Selasa (19/4/2016) sore.
Di latihan pekan ini fokus program finishing dan defance diterapkan dalam game. Sehingga pemain bertahan dan menyerang akan tampil all out selama latihan.
"Empat bek yang kami miliki serta satu bek pelamar dan satu bek magang kami coba terus dalam koordinasi pertahanan. Lalu striker dan gelandang serang kami maksimalkan penyelesaian akhirnya," imbuh Eko Riyadi.
Dia menyadari dua wingernya di kanan dan kiri punya karakter berbeda. Franky Mahendra andalkan kecepatan dan bertipe melebar di sayap sedangkan Wage Dwi juga cepat tapi sering masuk ke dalam suport striker.
"Dua karakter berbeda itu saya terus berikan porsi latihan yang sama. Franky dan Wage selain diharuskan punya umpan lambung akurat untuk dua striker juga mulai saya instruksikan untuk support. Sehingga tak hanya gelandang serang saja yang masuk ke dalam kotak penalti," terang Eko Riyadi.
Kempuan yang komplet sebenarnya dia lihat ada di Harry Nur. Penyerang jebolan PON Jateng di Riau 2012 ini mahir main di sayap dan striker seusi keinginan Eko Riyadi.
"Harry Nur hanya sebagai alternatif jika winger ada yang berhalangan tampil. Posisinya tetap striker dalam kerangka tim saya," kata Eko Riyadi.
Di pemain seleksi magang sebenarnya juga ada nama Dwi Chandra Rukmana. Namun tipenya berbeda dengan Johan-Harry Nur yang punya postur tinggi.
"Chandra tetap saya proyeksikan striker. Namun masih sering kurang berlari cepat. Jadi terus saya maksimalkan dengan sarankan dia lari cepat hampiri bola dan buat keputusan di depan gawang. Pemain satu ini masih jadi proyeksi di pemain magang," tandas Eko Riyadi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/harry-nur_20160409_233051.jpg)