Ketoprak Legenda Desa di Kendal Asal Mirna Annisa Akan Dipentaskan di TMII
Ketoprak Legenda Desa di Kendal Asal Mirna Annisa Akan Dipentaskan di TMII
Penulis: ponco wiyono | Editor: iswidodo
Laporan Tribun Jateng, Ponco Wiyono
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Setelah pemimpinnya, Tumenggung Bahurekso, tewas di tangan Kompeni Belanda di Batavia, Raden Jaka Sura, lalu berlari ke arah Timur beserta dua abdi kasihnya, Ki Dadap dan Ki Lompong.
Dalam perjalanannya, Raden Jaka Sura dan pengikutnya mendengar jeritan seorang wanita. Mereka kemudian terlibat pertarungan dengan Demang Kali Terong, pemeras yang sedang memaksa putri sesepuh Padepokan Tebing Klawing Kyai Nur Salim yang bernama Lestari, untuk menjadi istrinya.
Setelah menaklukkan Demang Kali Terong, Raden Jaka Sura lalu menikah dengan Lestari. Saat mengetahui betapa menderitanya warga Tebing Klawing yang didera kekeringan, Raden Jaka Sura lalu bergerak bersama warga untuk membangun saluran air dari Kali Damar ke wilayah Tebing Klawing.
Cerita di atas merupakan lakon Ketoprak Legenda Tebing Klawing yang akan dipentaskan Kabupaten Kendal pada pementasan Duta Seni di Taman Mini Indonesia Indah, 23 - 24 April nanti. Tebing Klawing sendiri dipakai sebagai latar cerita, lantaran daerah yang kini masuk wilayah Desa Surokonto, Kecamatan Pageruyung sekarang ini, mempunyai kaitan dengan Bupati Mirna Annisa.
Nenek Mirna merupakan warga asli Surokonto. Kedua orangtua Mirna juga kini tinggal di desa tersebut. Dalam cerita itu, dikatakan pula jika Tebing Klawing akan memunculkan Wanodya Piningit yang kelak akan memimpin Kendal menjadi daerah maju. Namun Mirna menegaskan, tidak ada kesengajaan dalam penulisan naskah cerita tersebut.
"Semua itu mau penulis cerita, dan jika memang ceritanya bagus, silakan saja," kata Mirna.
Dalam acara di Jakarta nanti, Kendal juga bakal memamerkan produk-produk andalan mereka. Rencananya, Bupati Mirna Annisa juga akan bertemu dengan sekitar 40 investor, baik lokal mau pun asing, untuk membicarakan kemungkinan penanaman modal mereka di Kendal. Selain itu, pameran produk-produk unggulan Kendal juga akan digelar di luar venue.Kepala Bagian Kesra, M Rozi, menambahkan, anggaran pemerintah untuk acara di TMII ini diambilkan dari APBD. "Totalnya sekitar Rp 295.200.000, sudah termasuk perjalanan," ungkapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ketoprak-legenda-desa-di-kendal-asal-mirna-annisa-akan-dipentaskan-di-tmii_20160419_140848.jpg)