Dalang dan Seniman Mandikan Patung Ki Narto Sabdo
Puluhan dalang dan seniman melakukan upacara "Ngalap Berkah" di makam Ki Narto Sabdo di kompleks pemakaman Bergota
Penulis: rival al manaf | Editor: galih pujo asmoro
Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Puluhan dalang dan seniman melakukan upacara "Ngalap Berkah" di makam Ki Narto Sabdo di kompleks pemakaman Bergota, Semarang, Minggu (1/5/2016). Kegiatan itu adalah rangkaian dalam Gelar Maha Karya Ki Narto Sabdo yang puncak kegiatannya akan dilaksanakan malam ini.
Setelah upacara tersebut puluhan orang kemudian melakukan kirab, dengan memegang wayang, menuju Gedung Ki Narto Sabdo di Kompleks Taman Budaya Raden Saleh. Iringan musik tradisional menemani sepanjang kirab hingga sampai ke tujuan.
Satu di antara penggagas kegiatan, Cahyo Wibowo menjelaskan, upacara dilaksanakan untuk mengenang karya-karya Ki Narto Sabdo karena pada malam harinya akan dipentaskan.
"Setelah sampai di gedung, kami melakukan jamasan, atau memandikan patung Ki Narto Sabdo," beber pria yang akrab disapa Bowo tersebut.
Ia menambahkan selain mendoakan, dalam upacara itu juga sebagai 'permohonan ijin' karena setelahnya akan menampilkan fragmen perjalanan Ki Narto Sabdo dalam sebuah pertunjukan wayang, tari hingga tembang-tembang.
"Tata panggung sudah kami buat berbeda, dengan bagian depan diisi pemain gamelan, kemudian ada ruang untuk penari dan setelahnya geber untuk delapan dalang yang akan pentas sekaligus," bebernya.
Bowo yang ikut memandikan patung Ki Narto Sabdo menyatakan sedikit sedih saat mengenang dalang yang menurutnya terbaik di Indonesia itu kini hanya tinggal karyanya. Oleh karena itu, pria yang juga seorang penari dari sanggar seni Amerta Laksita itu berusaha menampilkan petunjukan terbaiknya untuk malam ini. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/jamasan-patung-ki-narto-sabdo_20160501_170157.jpg)