Jumat, 10 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

VIDEO Mendebarkan, Macam-macam Penampakan Saat Pesawat Mengalami Turbulensi

VIDEO Mendebarkan, Macam-macam Penampakan Saat Pesawat Mengalami Turbulensi

Penulis: Widha Kumalasari | Editor: iswidodo

TRIBUNJATENG.COM - Setiap wisatawan atau penumpang pasti akan khawatir jika melihat asap mengepul dari pesawat, apalagi saat berada di ketinggian.

Video ini menunjukkan momen mendebarkan dan menakutkan yang diambil di Birmingham, Inggris pada Sabtu (30/4). Pesawat tersebut mengeluarkan asap dari sayap.

Dalam video, pesawat RyanAir terlihat mendekati landasan pacu. Kedua sayapnya mengeluarkan asap namun selamat setelah mendarat.

Kemudian dalam video selanjutnya sebuah pesawat Emirates Airlines juga menunjukkan adegan yang sama. Pesawat tampak seperti terbakar dengan asap mengepul.

Kejadian itu merupakan turbulensi ketika pesawat bergerak di udara. Turbulensi dapat dilihat berupa asap atau vortisitas dari sayap pesawat. Vortisitas terjadi ketika sebuah pesawat terbang bekerja lebih keras untuk menghasilkan gaya angkat.

PESAWAT MENGALAMI TURBULENSI

Turbulensi adalah perubahan kecepatan aliran udara yang sering terjadi pada skala kecil, jangka waktu yang pendek, serta acak. Dengan kata lain, ketika kecepatan aliran udara dan/atau arah pergerakannya berubah dengan cepat, maka pada saat itu dapat dikatakan telah terjadi turbulensi udara

Pesawat dengan bobot ringan tentu akan menerima dampak yang lebih ringan ketimbang pesawat berbobot berat ketika keduanya masuk ke dalam tingkat turbulensi tertentu (yang sama).

Dampak turbulensi pun berbeda-beda tergantung tingkatan seberapa besar kecepatan aliran udara terjadi. Di tingkat pertama, turbulensi bersifat sementara pengaruhnya pun kecil, baik itu terhadap ketinggian maupun posisi pesawat yang tengah mengudara. Penumpang hanya sedikit merasakan ketegangan dari perubahan yang diakibatkan oleh turbulensi di luar.

Ada kalanya turbulensi berdampak perubahan ketinggian ataupun posisi pesawat di udara, namun pesawat tetap berada dalam kontrol atau masih bisa dikontrol. Jika terjadi turbulensi semacam ini penumpang atau awak pesawat akan kesulitan berjalan.

Tingkat ketiga, turbulensi yang membuat benda benda di pesawat dapat terlempar akibat guncangan yang ditimbulkan. Pada keadaan ini, sangat tidak mungkin untuk bisa berjalan di pelataran.

Dan turbulensi ke empat, bisa membuat pesawat terlempar dan sangat mustahil untuk bisa dikendalikan. Ini membahayakan penumpang dan pesawat itu sendiri. (tribunjateng/dailymail/berbagai sumber)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved