Senin, 4 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Cegah Aksi Siswa Konvoi dan Corat-Coret, Polres Tegal Bentuk Tim Satgas Terpadu

Guna menyikapi dan antisipasi aksi corat-coret dan konvoi di jalan raya pihak Kepolisian Resor Tegal bentuk Satuan Tugas Terpadu Polres Tegal.

Tayang:
Penulis: fajar eko nugroho | Editor: Catur waskito Edy
Tribun Jateng/Fajar Eko Nugroho
Satgas Terpadu Anti corat-coret di Tegal 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Fajar Eko Nugroho

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL -- Guna menyikapi dan antisipasi aksi corat-coret dan konvoi di jalan raya pihak Kepolisian Resor Tegal bentuk Satuan Tugas Terpadu Polres Tegal.

Adapun satgas terpadu itu terdiri dari perwakilan 5 siswa yang berpengaruh di masing-masing Sekolah, Guru, Dinas Pendidikan dan Polres Tegal.

Pengukuhan Satgas bertempat di gedung Sasana Sabda Bhayangkara Polres Tegal, Kamis, (5/5/2016).

Kasat Intelkam Polres Tegal AKP Bambang Edi Susanto, menerangkan pihaknya mengajak para siswa dan siswi se Kabupaten Tegal untuk mengisi mengisi kegiatan usai kelulusan dengan kegiatan positif.

"Saat ini generasi muda sangat jauh dari apa yang diharpakan, karakter bangsa sudah luntur digilas waktu. Karena hal itulah mari kita kembalikan karakter warga negara menjadi keaslian, orisinalitas, identitas kita sebagai ciri khas", kata AKP Bambang Edi Susanto.

Menurut dia, merevolusi mindset bangsa memang bukan suatu hal yang mudah. Selain itu, juga sasaran utama dari revolusi mental tentu pada pemuda-pemudi yang memegang kendali.

Bangsa yang santun, berbudi pekerti, ramah dan selalu lekat dengan system gotong royong seharusnya mampu membuat Indonesia menjadi bangsa yang arif.

Namun jika generasi muda yang bobrok akan melahirkan pemimpin ahli korupsi, kolusi, nepotisme, etos kerja yang tidak baik.

"Dengan pengukuhan Satgas Terpadu ini diharapkan akan mempelopori revolusi mental, dengan mengimbau para pelajar yang lain untuk tidak melakukan konvoi dan aksi corat-coret usai kelulusan," ungkapnya.

Sebelum pengukuhan, para Satgas dilaksanakan pelatihan dalam aplikasi dilapangan bila mendapat permasalahan yaitu tentang imbauan, penggeledahan terhadap senjata tajam serta sosialisasi kepada siswa-siswi saat menerima hasil ujian di Sekolah.

"Ajakan dan imbauan untuk melakukan kegiatan sosial ini yaitu mengumpulkan baju dan buku layak pakai untuk disumbangkan," paparnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved