Jumat, 10 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pelaksanaan UNBK Di Kota Tegal Terlambat 30 Menit, Ini Penyebabnya

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tegal Johardi, mengatakan sebanyak 5.137 peserta Ujian Nasional (UN) SMP sederajat di Kota Tegal

Penulis: fajar eko nugroho | Editor: muslimah
tribunjateng/raka f pujangga
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Fajar Eko Nugroho

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Kepala Dinas Pendidikan Kota Tegal Johardi, mengatakan sebanyak 5.137 peserta Ujian Nasional (Unas)  Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan sederajat di Kota Tegal mengikuti Unas serentak mulai Senin, (9/5) hingga Kamis (12/9).

Jumlah tersebut terdiri dari SMP 4.313 peserta, SMP Terbuka 37 peserta, MTS 570 peserta, kejar paket B 216 peserta dan SMPLB 1 peserta, dari hasil tinjauan di beberapa sekolah, secara umum pelaksanaan Unas SMP sederajat ini berjalan lancar.

"Dari jumlah tersebut pada hari pertama pelaksanaan Unas, berdasarkan rekapitulasi kehadiran peserta tercatat, ada 1 peserta meninggal dunia, 9 peserta berhenti sekolah dan 1 peserta pindah sekolah," ujar Johardi.

Untuk kota Tegal, lanjutnya, ada tiga SMP yang sudah melakukan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), yakni SMPN 1, SMP 7 dan SMP Ikhsaniah.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Menengah Sudoro mengatakan, untuk peserta Unas yang mengikuti dengan sistem UNBK, jika tidak mengikuti maka akan dilakukan ujian susulan, seperti salah satu peserta dari SMPN 7 yang sedang sakit.

Sedangkan untuk satu peserta dari SMPN 6, yang baru saja menjalani operasi panitia mendatangi rumah sakit dan peserta tersebut mengikuti Unas di Rumah sakit.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota melalui Kadisdik johardi menyampaikan harapannya untuk tahun depan pelaksanaan Unas SMP dan sederajat sudah menggunakan sistem UNBK.

Menurut Johardi untuk sarana komputer yang kurang, hal ini bisa dilakukan dengan cara menggandeng pihak-pihak lain, bisa dengan cara melibatkan orangtua murid, dengan meminjam laptop misalkan, dan laptop yang dimiliki pengajar di sekolah tersebut, menurut Johardi ini yang dilakukan oleh SMP Ikhsaniah sehingga tahun ini bisa melakukan Unas dengan UNBK.

Untuk pelaksanaan UNBK selain sarana dan Prasarana, seperti komputer, jaringan internet dan yang tidak kalah penting adalah persiapan peserta didik untuk dapat mengoperasikan komputer.

Johardi menambahkan, untuk pelaksanaan hari Senin memang ada kendala pelaksanaan UNBK, karena ada perubahan aplikasi dari pusat, yang di beritahukan mendadak Senin (9/5) pukul 05:00 WIB.

"Meskipun ada keterlambatan, pelaksanaan yang di jadwalkan mulai pukul 07:30 WIB mundur menjadi pukul 08:00 WIB dan waktu selesainya pun di tambah setengah jam menjadi 10:00 WIB," paparnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved