BNI Andalkan Momen Lebaran Pacu Bisnis Kartu Kredit

Kalangan perbankan mengharapkan momen Ramadan dan Idulfitri tahun ini dapat menjadi pendongkrak volume dan nominal transaksi kartu kredit.

BNI Andalkan Momen Lebaran Pacu Bisnis Kartu Kredit
Tribun Jateng/Wahyu Sulistiyawan
Pegawai menunjukan kartu kredit BNI Affinity di Kantor BNI Wilayah Semarang, Jateng, Kamis (19/3/2015). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Kalangan perbankan mengharapkan momen Ramadan dan Idulfitri tahun ini dapat menjadi pendongkrak volume dan nominal transaksi kartu kredit.

Hal itu menyusul bisnis alat bayar kartu ini yang sedang lesu sejak tahun lalu hingga awal 2016 lantaran perlambatan ekonomi dan aturan pembatasan kepemilikan jumlah kartu.

Data Bank Indonesia (BI) mencatat volume transaksi kartu kredit turun 3,59 persen menjadi 25,84 juta per Maret 2016 dibandingkan dengan periode sama tahun lalu mencapai 26,8 juta.

Begitu pula dengan nominal kartu kredit turun 6,77 persen menjadi Rp 24,77 triliun per Maret 2016 dibandingkan dengan periode sama tahun lalu mencapai Rp 26,57 triliun.

Pimpinan Divisi Bisnis Kartu PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), Corina Leyla Karnalies berharap, momen-momen seperti bulan puasa dan hari raya akan mendorong penggunaan kartu kredit.

Menurut dia, bank pelat merah itu akan bekerjasama dengan grosir, departement store, ritel, dan restoran untuk membuat program promo menarik bagi konsumen. "BNI membidik volume kartu kredit tumbuh 10 persen di tahun ini," katanya, kepada Kontan, Rabu (11/5/2016).

Per kuartal I/2016 BNI mencatat volume kartu kredit tumbuh 3,38 persen menjadi Rp 8,06 triliun dibandingkan dengan periode sama tahun lalu Rp 7,80 triliun. Sedangkan, jumlah kartu kredit akan tumbuh 5 persen, atau sesuai dengan pasar.

BNI telah menerbitkan 1,68 juta kartu per kuartal I/2016, naik tipis 0,29 persen dibandingkan dengan periode sama tahun lalu sebanyak 1,67 juta kartu.

Sependapat, Direktur Kartu Kredit dan Personal Loan PT Bank Mega Tbk, Dodit Wiweko Probojakti mengakui, bisnis kartu kredit tertekan di tahun ini.

Momen seperti libur anak sekolah, puasa dan Lebaran akan memberikan dukungan untuk meningkatkan volume kartu kredit. "Biasanya, ketiga momen itu akan menghasilkan transaksi lebih tinggi sekitar 10-15 persen (dari kondisi normal-Red)," paparnya.

Per kuartal I/2016, bisnis kartu kredit di bank milik Chairul Tanjung itu mencatat pertumbuhan tipis dengan volume transaksi tumbuh 5 persen menjadi Rp 6,5 triliun, sedangkan jumlah kartu relatif flat menjadi 1,7 juta kartu. Dodit menambahkan, bisnis kartu kredit MEGA akan tumbuh 10 persen di tahun ini. (Tribunjatengcetak/Kontan/Nina Dwiantika)

Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved