OJK Dorong Perbankan Salurkan KUR kepada UMKM, Tersedia Dana Rp 120 Triliun

OJK Dorong Perbankan Salurkan KUR kepada UMKM, Tersedia Dana Rp 120 Triliun

OJK Dorong Perbankan Salurkan KUR kepada UMKM, Tersedia Dana Rp 120 Triliun
Tribun Jateng/ Hermawan Endra/DOK
FOTO DOKUMEN - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengukuhkan ijin operasional delapan Lembaga Keuangan Mikro (LKM) di Jawa Tengah, Jumat (25/9). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hermawan Endra Wijonarko

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional IV Jateng-DIY berupaya mendorong penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Kepala OJK Regional Jawa Tengah dan DIY, Panca Hadi Suryatno menuturkan, pihaknya mendorong perbankan untuk menyalurkan KUR kepada UMKM yaitu melalui kebijakan seluruh perbankan di Indonesia menyalurkan 20 persen kreditnya kepada pelaku UMKM secara bertahap mulai 2015-2018.

Upaya itu dilakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. ''OJK mendorong kebijakan yang mendorong perbankan untuk memperbesar penyaluran kredit UMKM melalui KUR,'' tuturnya saat workshop ''KUR untuk Meningkatkan Skala Usaha UMKM'' di Hotel Quest, Rabu (18/5).

Pada workshop yang diselenggarakan Forum Wartawan Ekonomi (Warek) dan didukung Bank Mandiri tersebut, Panca mengemukakan, untuk menyalurkan KUR kepada UMKM, pemerintah telah menunjuk lembaga penyalur yaitu Bank Mandiri, BRI, BNI, bank umum dan Lembaga Keuangan Non Bank (LKNB).

Untuk mendorong penyaluran KUR, bunga KUR dan asuransinya telah disubsidi oleh pemerintah. Pada 2016 bunga KUR ditetapkan sebesar 9 persen, lebih rendah dibandingkan bunga KUR 2015 sebesar 12 persen.

Namun, likuiditas penyaluran KUR tetap dari perbankan. Pihaknya meminta agar penyaluran KUR tidak meningkatkan rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) perbankan. Namun demikian, jika melihat pola yang sudah dilakukan, menurutnya, sudah ada perbaikan dari perbankan untuk menjaga risiko kredit.

Alokasi KUR dari pemerintah pada tahun ini mencapai Rp 100 triliun -Rp 120 triliun. OJK juga telah berdiskusi dengan perbankan. Koordinasi tersebut meliputi agar proses penyaluran KUR bisa dilakukan dan dipersiapkan dengan baik.

Tercatat, realisasi KUR di seluruh Indonesia posisi Maret lalu mencapai Rp 9,1 triliun dan di Jateng sebesar Rp 6 triliun. Pencapaian tersebut mencapai 61,3 persen dari target KUR di Jateng setahun ini sebesar Rp 9,8 triliun. (*)

Penulis: hermawan Endra
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved