Ini Alasan yang Bikin Keke Berani Loncat dari Sepeda Motor Penculik, Teman-temannya pun Tercengang
Rekan-rekannya sekolah silih berganti mengunjungi siswi kelas X IPA 9 tersebut di rumahnya di Kampung Tenggang RT 04 RW 05, Kaligawe, Semarang
Penulis: rival al manaf | Editor: muslimah
Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival ALmanaf
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Eunike Tabita, siswi SMAN 5 Semarang yang berhasil kabur dari percobaan penculikan hingga Jumat (20/5/2016) belum bisa mengikuti kegiatan belajar mengajar seperti biasa.
Rekan-rekannya sekolah silih berganti mengunjungi siswi kelas X IPA 9 tersebut di rumahnya di Kampung Tenggang RT 04 RW 05, Kaligawe, Semarang. Bahkan bukan hanya teman seangkatan yang mengunjunginya, namun juga kakak kelas, hingga teman-temannya ketika studi di SMP.
Meski sedikit susah untuk berucap, karena bibirnya luka, namun sesekali ia sempat tersenyum dan tertawa ketika bercanda dengan rekan-rekannya. Tidak tampak jelas raut muka trauma, apalagi rekan-rekannya juga tampak cair bersenda gurau.
"Aku memandangnya, Keke itu berani banget, dalam kondisi mengetahui kalau sedang dalam bahaya masih berani mengambil risiko untuk jatuh dari sepeda motor yang melaju kencang, jujur sebagai laki-laki saya belum tentu berani dan terfikirkan jika dalam situasi serupa," beber Agil Yusa Mahendra, salah satu rekannya yang menjenguk.
Semua rekan-rekannya memang memberi dukungan dan kagum dengan keberanian gadis 15 tahun berkulit putih tersebut. Di lain sisi, Keke juga mengakui sempat berpikir beberapa kali sebelum akhirnya memutuskan diri untuk meloncat.
"Saya sudah meronta, dan minta turun berkali-kali, namun dia (pelaku) justru semakin kencang mengendarai motor dan kurang ajar, dari situ saya memutuskan harus loncat daripada menjadi korban kriminalitas," bebernya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/eunike-keke-tabita_20160520_164606.jpg)