Siap Maju Pencalonan Gubernur Sumsel, Susno Duadji Pertimbangkan 'Nomor Sepatu'

Jika hasil survei dari berbagai lembaga kita nomor satu maka akan maju, namun jika hasil survei nomor sepatu

Siap Maju Pencalonan Gubernur Sumsel, Susno Duadji Pertimbangkan 'Nomor Sepatu'
ist/ facebook
Setelah bebas, saat ini Susno Duadji banyak menghabiskan waktu di kampung untuk bertani. 

TRIBUNJATENG.COM- Mantan Kabareskrim Polri, Komjen (Purn) Susno Duadji menegaskan, dirinya siap maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) pada 2018 mendatang dan bersaing dengan nama-nama bakal calon yang saat ini sudah bermunculan.

Namun, untuk maju ke 'Sumsel 1',  mantan Jenderal polisi bintang tiga ini mengatakan, akan lebih dulu melihat hasil survei.

"Saya tentu akan melihat dulu hasil survei, kalau hasilnya elektabilitas kita tinggi maka Insya Allah kita akan maju, karena kalau hasil survei tinggi berarti rakyat sumsel mendukung penuh tapi kalau hasilnya jelek untuk apa dipaksakan maju," tegas Susno Duadji ketika diwawancarai sejumlah wartawan, Selasa (24/5/2016).

Pria yang sempat membuat jagat Indonesia gempar dengan kasus Cicak Vs Buaya ini menuturkan, hasil survei yang akan dipegang dan dijadikan patokan oleh dirinya tentu survei dari pihak independen, profesional dan objektif bukan pesanan.

"Jika hasil survei dari berbagai lembaga kita nomor satu maka akan maju, namun jika hasil survei nomor sepatu (rendah-red) tentu tidak akan maju, untuk apa memaksakan diri," katanya.

Susno menuturkan, survei independen, profesional dan objektif dimaksud merupakan survey yang tanpa embel-embel pesanan maupun hanya sekedar polling seperti SMS, namun survei yang dilakukan peneliti yang sekaligus tugas kuliah.

"Kalau seperti polling SMS bisa saya kerahkan keluarga, yang saya maksud bukan survei pesanan seperti itu. Nah, untuk Sumsel ini survei yang bagus optimalnya dilakukan selama dua bulan dan responden 1.200 ke atas karena dengan jumlah responden itu angka error kecil. Jika hasil survei dengan sejumlah nama bakal calon gubernur yang ada kita di angka 50 persen maka insyaallah kita maju, tapi jika dibawahnya maka menghabiskan duit saja," bebernya.

Disinggung apakah dirinya sudah melakukan survei dan sudah mendapat berapa persen, Susno mengatakan, dirinya belum melakukan survei maupun melakukan deklarasi akan maju ke 'Sumsel 1' tapi masih menunggu kehendak rakyat.

"Tapi jika kita dikehendaki rakyat maka inyaallah, cirinya survei itu meski partai sudah welcome namun partai masih melihat hasil survei. Kalau survei kita jelek partai mana mau mengusung, apalagi dekat dengan 2019 dimana pilkada dan Pileg tentu calon merupakan pertaruhan untuk itu," lanjutnya seraya mengatakan partai akan melihat Susno didukung rakyat atau hanya keluarga saja.

Ditanya sejak beberapa waktu terakhir terus melakukan blusukan, mantan Jenderal polisi ini mengatakan, blusukan merupakan suatu bentuk komunikasi dengan masyarakat. (Sriwijayapost)

Editor: a prianggoro
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved