Hebat, 80 Persen Ibu di Desa Kutuk Kudus Sudah Ikut Program KB

Hebat, 80 Persen Ibu di Desa Kutuk Kudus Sudah Ikut Program KB

Hebat, 80 Persen Ibu di Desa Kutuk Kudus Sudah Ikut Program KB
tribunjateng/yayan isro roziki
KAMPUNG KB - Masyarakat Desa Kutuk, Kecamatan Undaa, berebut mmenyalami Bupati Kudus, Musthofa, di sela-sela acara penutupan kegiatan TMMD Sengkuyung I 2016 dan pencanangan Kutuk sebagai Kampung KB‎, Kamis (26/5). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yayan Isro' Roziki

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Kepala Keluarga (KK) di Desa Kutuk, Kecamatan Undaan, saat ini sekitar 2.650. Sementara, secara keseluruhan, jumlah penduduk yang ada mencapai 6.500-an.
"Dari jumlah itu, 80 persen ibu-ibu di Kutuk sudah mengikuti program Keluarga Berencana (KB)," kata Koordinator program KB Desa Kutuk, Sri Fatmiyati, Kamis (26/5), di sela-sela pencanangan Kampung KB oleh Bupati Kudus, Muthofa.

Sementara, menurut dia, 20 persen sisanya memang tak mengikuti program KB lantaran sudah lanjut usia, maupun sudah terlanjur memiliki anak lebih dari dua. "Kami juga rutin memberi penyuluhan KB terhadap masyarakat, dibantu oleh ibu-ibu PKK dan juga pihak Posyandu, minimal sebulan sekali," ucapnya.

Diakui, sasaran program KB adalah warga yang masih tergolong muda dan dalam usia produktif. Sehingga, diharapkan dengan mengikuti program KB, maka kesejahteraan, pendidikan, kesehatan keluarga dan anak lebih terjamin.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Kutuk, Supardiyono, mengatakan selain programm KB, pihaknya juga mendampingi masyarakat dalam perencanaan pendidikan, kesehatan, dan juga kebersihan lingkungan. "Kami arahkan ibu-ibu muda yang mempunyai anak untuk mendaftarkan putranya di pendidikan anak usia dini (PAU), jika memang usianya sudah mencukupi, jangan sampai ada anak tak sekolah," ucapnya.

Di samping itu, pihaknya juga membuat jadwal rutin untuk bersih-bersih kampung. "Kebersihan lingkungan, juga bagian dari program kesehatan keluarga. Semua program ini terintegrasi dengan program Kampung KB, sehingga semua dapat berjalan secara seimbang dan berkesinambungan," tuturnya. (*)

Penulis: yayan isro roziki
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved