Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kecelakaan Maut Tewaskan Sepasang Suami Istri di Yogya, Penabrak Mengaku Mengantuk

Setelah menabrak tiang lampu bangjo, mobil itu baru terhenti. Adapun motor yang diseruduk mencelat ke depan, seorang penggunanya jatuh terlindas.

Editor: rustam aji
ist
Cuplikan rekaman CCTV detik-detik kecelakaan maut di Perempatan Tugu, Yogyakarta pada Minggu (29/5/2016) pagi. Kecelakaan ini menewaskan pasangan suami istri pengendara sepeda motor, dan melukai dua orang pengasong koran. 

TRIBUNJATENG.COM, YOGYA - Kecelakaan maut yang menelan korban jiwa terjadi di Simpang Empat Tugu Pal Putih, Yogyakarta, Minggu (29/5) pukul 05:45. Akibatnya, dua orang meninggal, tiga lainnya luka-luka.

Sebuah mobil secara beruntun menabrak motor dan dua loper koran. Toyota Avanza berpelat H9087RR yang dikemudikan Adhis Prihantaran itu melaju di Jalan Jenderal Sudirman menuju arah barat Tugu Pal Putih.

Mobil tiba-tiba melaju kencang menyeruduk bagian belakang motor berpelat AB6470DH yang ditunggangi Joko Setiono dan Tutik Sri Pujiati. Avanza silver itu pun oleng ke kanan sebelum menabrak Purwadi dan Yatmi yang berada di median jalan.

Setelah menabrak tiang lampu bangjo, mobil itu baru terhenti. Adapun motor yang diseruduk mencelat ke depan, seorang penggunanya jatuh terlindas.

Beberapa jam sebelum kecelakaan, Adhis menghadiri sebuah event nonton bareng di Babarsari, Sleman. Padahal dia sibuk beraktivitas pada Sabtu siang.

Kepada polisi, warga Banyumas yang baru menetap setahun di Yogya itu mengaku sangat mengantuk saat mengemudi. Dia baru tidur sekitar satu jam, pukul 04:00-05:00.

"Saya akan ke wilayah Ringroad Barat. Saat melewati Jembatan Gondolayu, sudah tak ingat. Saat hampir sampai di Simpang Empat, saya hanya melihat lampu apill, tak tahu di depan ada motor. Dari situ saya tak ingat apa-apa," ungkap Adhis kepada Kasatlantas Polresta Yogyakarta, Kompol Sugiyanto.

Polisi tak serta merta mempercayai penjelasan itu. Adhis yang terluka ringan langsung diboyong ke Kantor Satuan Narkoba Polresta Yogyakarta, menjalani tes urine.

Setelah beberapa waktu, hasil tes keluar. Adhis dinyatakan negatif mengonsumsi minuman keras atau narkoba.
"Adhis langsung kami tahan di Mapolres. Kalau mengantuk atau lelah saat mengemudi, sebaiknya beristirahat. Jangan memaksakan tubuh yang sedang tidak fit," kata Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pri Hartono.

Pengguna motor, pasangan suami-istri Joko dan Tutik, meninggal di lokasi kecelakaan. Jasad keduanya langsung dikirim ke Bagian Forensik RSUP dr Sardjito.

"Dari hasil pemeriksaan luar, kedua korban meninggal karena multiple injury atau kematian karena luka yang banyak. Keduanya terluka di sekujur tubuh," ujar Humas RSUP Sardjito, Trisno Heru Nugroho.

Korban lain, Purwadi (38), yang sedang menjajakan koran, harus opname di RS Bethesda. Ia dirawat setelah lama terjepit di bawah mobil.

"Saya bersyukur masih selamat, soalnya kejadian itu cepat banget. Sehari-hari saya biasa mangkal di depan Pasar Kranggan, bukan di sekitar apill," terang Purwadi.

Kaki kiri warga Brebes ini terkoyak lebar sehingga mendapat 35 jahitan. Purwadi masih harus menjalani operasi bedah guna mengeluarkan serpihan dan kotoran yang berada di bawah permukaan kulit.

Seorang loper lain, Yatmi, juga mendapat perawatan di Bethesda. Karena lukanya tak parah, dia langsung diperbolehkan pulang. (tribun jogja)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved