Sabtu, 9 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kasus Asusila

MENGEJUTKAN, Begini Pengakuan Siswi MI Korban Perkosaan 21 Pria di Kota Semarang

MENGEJUTKAN, Begini Pengakuan Siswi MI Korban Perkosaan 21 Pria di Kota Semarang

Tayang:
Penulis: galih permadi | Editor: iswidodo
tribunjateng/dok
MBAK ITA nama akrab Hevearita G Rahayu, Wakil Walikota Semarang yang mendampingi dan berupaya memulihkan psikis korban perkosaan. 

Laporan Tribun Jateng, Galih Permadi

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG- Menyedihkan. Seorang siswi kelas 6 Madrasah Ibtidaiyah di Kota Semarang diduga menjadi korban perkosaan. Pelaku perkosaan dikabarkan ada 21 pria, namun belakangan Polrestabes Semarang menangkap 6 orang dan sudah menjadi tersangka terkait hal tersebut. Pelakunya ya enam orang itu, sebagian masih di bawah umur.

Korban pasti diinisialkan. Siswi itu kenalan dengan perantara pelaku (pedagang mencawak) April 2016. Kemudian korban "dijebak" hingga terjadi tindak rudapaksa Mei 2016. Kejadian itu di gubuk persawahan, dengan perantara si Upik juga. Selesai diperkosa ramai-ramai korban ditinggalkan begitu saja, lantas kemudian Upik menjemput korban dan diantarkan pulang ke rumah. Upik ancam agar korban tidak ceritakan peristiwa itu kepada siapapun. Korban diancam.

Siswi MI itu kemudian menjalani ujian kelulusan. Dua hari setelah ujian selesai, korban tak kuat menahan sakit di bagian kelaminnya. Namun korban tetap bungkam dan tak pernah cerita kepada orangtuanya takut kena marah.

Karena tak tahan sakit di kelaminnya, akhirnya korban mengeluh kepada tetangganya. Saat itu korban belum mau cerita apa adanya. Karena curiga maka tetangga pun mendesak dan membantu agar korban mau berterusterang. Tetangga korban pun terkaget-kaget begitu mendengar pengakuan korban. Dan segera bertindak.

Tak perlu tunggu waktu lama, tetangga tersebut langsung lapor ke sekolah. Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu sudah berbincang langsung dengan korban dan akan terus mendampingi korban hingga kasus ini terungkap dan berupaya memulihkan kondisi psikis korban. Baca selengkapnya di koran cetak Tribun Jateng, edisi Rabu 1 Juni 2016. (tribunjateng/galih permadi)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved