Keberanian Mahasiswa Semarang Merayu Wanita yang Baru Dikenal, Ini Buktinya

Keberanian Mahasiswa Semarang Merayu Wanita yang Baru Dikenal, Tonton di KIFLYF TV

YOUTUBE
Keberanian Mahasiswa Semarang Merayu Wanita yang Baru Dikenal, Ini Buktinya 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG- Tiga mahasiswa di Kota Semarang memberanikan diri membuat Channel KIFLYF TV (Kevin Iyok Fano Life) dengan mengunggah video-video di youtube untuk berbagi. Netizen bisa menikmati video-video di youtube terkait aksi tiga mahasiswa tersebut berbagai tema.

Mereka ingin menyalurkan hobi mereka yaitu membuat video, menuangkan ide kreatifnya menjadi video yang dapat ditonton anak muda. KIFLYF TV telah mengunggah berbagai video yang bertemakan Prank dan social experiment. Prank adalah sebuah kegiatan untuk ngerjain orang secara spontan. Sedangkan, social experiment adalah sebuah kegiatan aksi sosial untuk berbagi dengan orang yang membutuhkan.

“Youtube punya banyak kelebihan daripada televisi. Kami ingin seperti Youtuber lainnya yang jauh lebih senior. Youtube memberikan kita ruang yang luas buat kita berkarya. Kalau di TV kan harus ganteng, tinggi, bertalenta dan cari rating tentunya," kata Delfano kepada Abel mahasiswi UKSW yang magang jurnalistik di Tribunjateng.com, Rabu (1/6/2016).

Delfano Charies (21), mahasiswa Unika Soegijapranata jurusan Hukum angkatan 2013 mengajak tiga temannya yaitu Andreas Yoda / Iyok (21) Unika jurusan Akuntansi angkatan 2013, Kevin Airlangga (20) mahasiswa Undip jurusan Ekonomi-Managemen dan di bagian editing dilakukan oleh Eka Cahya (21).

“Saya dan Yoda sudah dari tahun 2013 tepatnya awal kuliah ingin membuat channel Youtube tapi gak kesampean karna gak ada alat buat filming. Kami belum ada kamera waktu itu” terang Delfano.

Mereka berusaha keras bisa membuat video di sela-sela kegiatan kuliah. Mereka membuat video dan editing dalam waktu sehari. Mereka bahkan tidak menyangka ketika diunggah ada yang menonton, berlangganan channel KIFLYF TV, menyukai dan berkomentar di video mereka.

KIFLYF TV sudah mulai dikenal orang banyak. Promosi mereka lakukan melalui akun
instagram, halaman facebook dan berbagi tautan. Pada akhirnya, mereka kini mulai dikenali
sebagai youtuber ketika sedang berada di tempat umum. Bahkan, mereka sudah memiliki fans.

TONTON VIDEO INI

“Kami melakukan hobi kami, mengunggah video kami untuk menghibur. Kami ingin berbagi
kebahagiaan dan pengalaman buat temen-temen yang nonton. Social experiment kami lakukan secara tulus untuk menyenangkan hati orang yang membutuhkan. Sekarang aja kami udah punya haters. Maksud hati hanya ingin berbagi semampu kami.” ujar Kevin.

Hal yang membuat KIFLYF TV berbeda adalah tema social experiment. Judul video yang
mereka unggah yaitu “ Share Happiness to The Homeless” kegiatan yang mereka lakukan seperti berbagi makanan kepada tukang parkir, tukang sapu, pengemis bahkan anak jalanan. Mereka mengumpulkan uang bersama-sama agar kegiatan ini dapat berjalan. Mereka juga mempersilahkan masyarakat yang mau membantu sesama melalui mereka. Mereka bisa menjadi media yang menyalurkan berkat bagi yang membutuhkan.

“Tujuan kami buat video ‘Share Happiness’ bukan buat pamer, nyari popularitas atau masuk
trending topic di Youtube. Kami malah berupaya untuk mengajak dan mengingatkan generasi muda kita untuk berbagi dengan mereka yang membutuhkan. Alangkah lebih baik kita sisihkan uang kita untuk hal yang berguna," tutur Delfano. KIFLYF TV berharap Youtubers Semarang semakin besar namanya dan memiliki channel video yang berkualitas dan mendidik generasi muda. (*)

Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved