Kamis, 9 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Belasan Penjudi Diringkus Polres Grobogan, Seorang Diantaranya Kakek

Tertangkapnya para penjudi togel, dadu dan kartu ini juga merupakan tindak lanjut polisi atas laporan masyarakat yang mengaku resah

Penulis: puthut dwi putranto | Editor: Catur waskito Edy
Tribun Jateng/Puthut Dwi Putranto
Polres Grobogan ringus belasan judi saat gelar perkara di Mapolres Grobogan, Rabu (08/06/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Puthut Dwi Putranto

TRIBUNJATENG.COM, GROBOGAN -- Polres Grobogan, Jawa Tengah berhasil mengamankan belasan penjudi di wilayah hukumnya. Mereka diringkus di beberapa titik lokasi yang berbeda melalui operasi pekat yang digelar kepolisian dalam beberapa hari ini.

Seperti halnya M Yasmin (63), warga Desa Karanganyar, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan. Bukannya menjalankan ibadah sholat tarawih, Kakek renta ini justru asyik bermain judi domino di rumah tetangganya.

Yasmin beserta keempat temannya ini tak berkutik ketika pihak kepolisian menciduknya semalam. Akibat ulahnya, kini para penjudi ini terancam tak bisa menikmati lebaran bersama keluarga.

"Saya hanya ingin untung-untungan saja mas. Siapa tahu dapat tambahan uang, " kata pekerja serabutan ini saat gelar perkara di Mapolres Grobogan, Rabu (08/06/2016).

Kasat Reskrim Polres Grobogan, AKP Agung Ariyanto, mengatakan, Yasmin merupakan satu diantara 18 penjudi yang terjaring operasi pekat yang dilaksanakan oleh pihak Polres Grobogan mulai 31 Mei 2016 lalu.

Tertangkapnya para penjudi togel, dadu dan kartu ini juga merupakan tindak lanjut polisi atas laporan masyarakat yang mengaku resah dengan keberadaan mereka.

" Mereka kami kenai pasal 303 tentang perjudian. Dengan ancaman hukuman minimal tiga bulan. Barang bukti peralatan judi, handphone serta uang jutaan rupiah, " tegas Agung.

Kapolres Grobogan, AKBP Agusman Gurning, menambahkan, pihaknya tak akan berhenti berupaya membersihkan wilayah Kabupaten Grobogan dari pekat maupun kemaksiatan. Selain merupakan tugas dari Kepolisian, langkah ini, sambung Agusman, juga untuk menghormati datangnya bulan suci Ramadhan yang telah dinanti-nanti oleh umat muslim.

" Operasi pekat akan terus kami gencarkan. Harapannya umat muslim dapat menjalankan ibadah puasa dengan lancar, aman dan nyaman, " kata Agusman. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved