Mahasiswa Udinus Temuka Alat Penyedot Asap

Empat mahasiswa Udinus berhasil menemukan alat penyedot asap yang diberi nama Doraemon Asap

Humas Udinus
Salah satu anggota tim mempraktikan cara kerja penyedot asap karya mererka. 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Empat mahasiswa Udinus berhasil menemukan alat penyedot asap yang diberi nama Doraemon Asap.

Keempat mahasiswa tersebut adalah Andika Yudha P, Zaky Anwar, Filmada Ocky, hingga Happy Rizky yang semuanya belajar di Fakultas Teknik Udinus.

Melalui keterangan pers yang diterima Tribun Jateng, Kamis (16/6/2016), Andika yang merupakan ketua tim peneliti menyatakan pembuatan alat tersebut memang didasari atas banyaknya polusi di Kota Semarang.

"Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) kota Semarang, pada tahun 2014 jumlah sepeda motor mencapai angka 152.286 unit. Hal tersebut tentu menyumbang banyak polusi udara di Semarang," terang Andika.

Mahasiswa semester akhir ini menjelaskan, cara kerja dari Doraemon Asap ini sendiri tidak terlalu rumit.

Asap yang ada akan disedot masuk ke dalam alat yang berbentuk balok melalui sebuah baling-baling. Kemudian asap tersebut akan disaring oleh sebuah rangkaian tegangan tinggi sehingga kadar polusinya berkurang.

Usai dilakukan penyaringan, alat tersebut akan mengeluarkan ion positif hasil dari penyaringan yang dilakukan. "cara kerjanya simpel, asap masuk dari baling-baling, nanti di belakang ada rangkaian tegangan tinggi yang memfilter asapnya. Keluarnya ion positif dan tidak membahayakan," anggap Andika.

Melalui penelitian yang dilakukan ini, Andika berharap pemerintah Kota Semarang memberikan dukungan kepada ia dan ketiga rekannya. Sehingga alat tersebut dapat terus dikembangkan dan dimanfaatkan pemerintah untuk dipasang pada tempat yang banyak polusi.

Di lain sisi, koordinator kemahasiswaan Fakultas Teknik Udinus, Sari Ayu Wulandari, ST, MEng, berharap alat tersebut dapat digunakan untuk pengelolaan asap kendaraan. Selain itu, alat ini juga dapat digunakan di dalam ruangan untuk pengelolaan asap rokok. "untuk outdoor bisa digunakan mengelola asap kendaraan, untuk indoor pengelolaan asap rokok juga bisa menggunakan alat ini", tuturnya. (*)

Penulis: rival al-manaf
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved