PLN Area Kudus Pasang Rambu Peringatan Bahaya Listrik
Selain dibutuhkan masyarakat dalam aktivitas keseharian, listrik juga menyimpan potensi bahaya jika tak ditangani secara baik.
Penulis: yayan isro roziki | Editor: galih pujo asmoro
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yayan Isro' Roziki
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Selain dibutuhkan masyarakat dalam aktivitas keseharian, listrik juga menyimpan potensi bahaya jika tak ditangani secara baik. Oleh karena itu, PLN Area Kudus menggalakkan sosialisasi bahaya listrik ke masyarakat.
"Potensi bahaya itu antara lain, sengatan maupun dapat mengakibatkan kebakaran. Terkadang, perilaku masyarakat itu salah, tapi tak disadari karena dianggap sudah hal biasa," kata Koordinator Humas PLN Area Kudus, Susanto, Kamis (16/6/2016), di sela buka puasa bersama di kantor setempat.
Perilaku masyarakat yang berpotensi membahayakan, antara lain adalah maraknya pemasangan baliho, mendirikan atau merenovasi bangunan yang berdekatan dengan jaringan listrik.
"Karena ini sudah dianggap biasa, kadang masyarakat tak memberi tahu kami jika akan melakukan aktivitas di sekitar jaringan," sambung dia.
Asisten Manajer Jaringan, Suhari mengimbau agar masyarakat menghubungi PLN jika akan melakukan pengerjaan di sekitar jaringan listrik.
"Itu untuk menghindari bahaya tersengat tegangan tinggi, misalnya. Silakan hubungi call center di 123, atau melalui pemeritahuan surat resmi," ucap dia.
Suhari menambahkan, seringnya kejadian ada korban tersengat listrik, rata-rata karena kurangnya kepedulian terhadap bahaya listrik.
"Sudah sering diingatkan, baik secara langsung maupun melalui media sosial, tetap saja banyak yang bandel," imbuhnya.
Disamping gencar memberikan sosialisasi langsung ke masyarakat, baru-baru ini PLN Area Kudus juga melakukan pemasangan rambu-rambu peringatan bahaya listrik di dua titik.
Rambu peringatan itu dipasang di sekitar Pasar Wates, Kecamatan Undaan, yang merupakan daerah rawan kecelakaan akibat sengatan listrik.
"Ke depan, semua wilayah kerja PLN Area Kudus lainnya juga akan dipasangi rambu-rambu peringatan, khususnya daerah yang rentan terjadi kecelakaan akibat tersengat aliran listrik," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kabel-listrik-di-jalan_20160616_220457.jpg)