Breaking News:

PT KAI Kebut Perbaikan Jalur Gogos Dan Longsor di Kebumen

Setelah dibenahi secara marathon sejak terjadinya longsoran dan gogosan sekitar pukul 17.30, pukul 19.14 jalur KA bisa dilalui lagi.

Tribunnews
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Fajar Eko Nugroho

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Tim PT KAI Daop 5 Purwokerto terus mempercepat pemulihan jalur keretaa api di km 423 +0/3 antara Tambak- Ijo, Kabupaten Kebumen yang mengalami longsor dn gogos pada hari Sabtu sore (18/6) kemarin.

Setelah dibenahi secara marathon sejak terjadinya longsoran dan gogosan sekitar pukul 17.30, sekitar 45 menit kemudian (pukul 19.14) jalur KA bisa dilalui lagi.

Meskipun saat itu baru dengan kecepatan 5 km/jam di lokasi. Kemudian pada pukul 23.00 kecepatan KA di lokasi bisa ditingkatkan lagi menjadi 20 km/jam.

Pada Minggu pagi, mulai pukul 09.00 jalur rel di lokasi sudah bisa dilalui dengan kecepatan 40 km/jam. Ditargetkan besok pagi, Senin (20/6) jalur sudah bisa dilalui dengan kecepatan normal 95 km/jam.

"Tim pembenahan terus bekerja keras non stop untuk segera memulihkan jalur agar bisa dilalui dengan kecepatan normal," kata Manajer Humas PT KAI Daop 5 Surono, Minggu (19/6/2016).

Adapun tahap akhir pemulihan jalur dilakukan dengan penambahan batu balas untuk memperkuat bantalan.

Terowongan normal

Jalur rel terwongan Ijo yang juga sempat terendam banjir hingga setinggi 20 cetimeter pada waktu yang bersamaan kemarin, saat ini dalam kondisi normal.

Setelah banjir surut sekitar pukul 17.20 dan petugas melakukan pemeriksaan, jalur dalam terowongan dalam kondisi baik tidak mengalami kerusakan.

"Setelah diperiksa pasca banjir, kondisi track di terowonngan Ijo baik, sehingga kecepatan KA tetap bisa normal seperti biasa," kata Surono.

Kecepatan normal kereta api saat melalui terowongan sepanjang 600 meter tersebut adalah 60 km/jam.

Meskipun sudah bisa dilalui dengan kecepatan normal, lanjutnya, PT KAI tetap melakukan pemantauan dan pengawasan secara intensif. Karena berdasarkan pengumuman BMKG, intensitas hujan di wilayah tersebut masih tinggi hingga 23 Juni.

"Daop 5 menempatkan petugas penjaga terowogan selama 24 jam penuh, untuk memantau terowongan sehingga aman dilalui KA. Petugas jaga ini ditempatkan baik di terowongan Ijo maupun terowongan Notog," ungkapnya.

Sedangkan titik longsor dan gogos km 423+0-3 antara Tambak- Ijo juga ditempatkan petugas jaga 24 jam penuh. "TItik ini merupakan salah satu dari 4 titik rawan longsor yang sudah dijaga penuh pada hari- hari biasa," jelasnya.

Ditambahkan, tiga titik rawan longsor lain yang juga dijaga penuh pada hari biasa adalah km 304+2/5 antara Prupuk- Linggapura, km 360+1-3 antara Notog- Kebasen, dan km 448 +6 antara Soka- Kebumen.  (*)

Penulis: fajar eko nugroho
Editor: rustam aji
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved