Breaking News:

Ricuh Penggusuran PT KAI

Warga Kebonharjo Kecewa Sidang Perdana di PN Semarang Ditunda

Warga Kebonharjo Kecewa Sidang Perdana di PN Semarang Ditunda

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: iswidodo
tribunjateng/rahdyan trijoko pamungkas
Warga Kebonharjo Kelurahan Tanjungmas Kecamatan Semarang Utara kecewa dengan ditundanya sidang perdana gugatan PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan turut tergugat Polerestabes Semarang di Pengadilan Negeri Semarang, Kamis (23/6/2016) 

Laporan Tribun Jateng Rahdyan Trijoko Pamungkas

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG-Warga Kebonharjo Kelurahan Tanjungmas Kecamatan Semarang Utara kecewa dengan ditundanya sidang perdana gugatan PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan turut tergugat Polerestabes Semarang di Pengadilan Negeri Semarang, Kamis (23/6/2016)

Sidang gugatan yang digelar pada ruang sidang Kusuma Atmadja hanya berlangsung selama sepuluh menit. Hal ini dikarenakan pada proses persidangan pihak tergugat dan turut tergugat belum melengkapi surat kuasa dari pemberi kuasa.

"Sidang ditunda pada hari Senin tanggal (27/6). Kami akan mengundang masing-masing pihak tergugat," ujar hakim ketua Sigit Haryanto.

Mendengar pernyataan tersebut warga Kebonharjo meninggalkan ruangan sidang dalam keadaan kecewa. Sebelumnya warga menunggu dari pukul 09.00 dan sidang baru dimulai pada pukul 12.45. Nada kekecewaan muncul dari warga Kebonharjo yang tidak puas dengan hasil persidangan.

"Awal mediasi mungkin tidak masalah. Tapi selanjutnya dapat memberikan kepuasan warga Kebonharjo,"ujar ketua forum Rw Kebonharjo Suparjo.

Suparjo berharap pada sidang kedua nanti warga tidak dikecewakan lagi. Warga sudah berusaha meluangkan waktunya untuk menghadiri persidangan tersebut. Warga tidak mengingikan ketika sudah menunggu lama persidangan hanya berlangsung sebentar. "Sidang hanya lima menit kurang begitu puas," tegasnya.

Kuasa Hukum warga Kebonharjo Dio Hermansyah menuturkan ditundanya sidang gugatan tersebut sangat mengecewakan.Karena sidang yang seharusnya cepat selesai harus diundur untuk beberpa waktu.

"Seharusnya persidangan cepat selesai tapi harus diundur,"terangnya. Ia menyebutkan dalam persidangan Penasehat hukum warga Kebonharjo meminta kepada hakim agar dapat melngkapi surat kuasa. Dengan tidak lengkapnya surat kuasa tersebut hakim menunda persidangan. "Saya berharap besok pada persidangan dapat terlengkapi semua,"tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved