Hambali Senang Dapat Bantuan Jamban dari TNI

Tidak hanya mahir berperang dan menjaga NKRI saja, sebagai prajurit, TNI harus bisa menjaga dan melakukan pembinaan di wilayah teritorialnya.

Hambali Senang Dapat Bantuan Jamban dari TNI
Tribun Jateng/Putut Dwi Putranto
Koramil 06 Wedung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, membuat jamban di wilayahnya, Selasa (12/07/2016) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Puthut Dwi Putranto

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Tidak hanya mahir berperang dan menjaga NKRI saja, sebagai prajurit, TNI harus bisa menjaga dan melakukan pembinaan di wilayah teritorialnya.

Hal itu bisa diwujudkan dengan membantu mengatasi kesulitan masyarakat melalui Operasi Bhakti TNI dan Karya Bhakti TNI, sehingga terwujud kemanunggalan TNI dan rakyat.

Satu di antara bentuk Bhakti TNI terhadap rakyat yaitu dengan merealisasikan program jambanisasi. Langkah ini bertujuan untuk mewujudkan sanitasi yang baik di lingkungan masyarakat.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Koramil 06 Wedung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Selasa (12/7/2016). Korps baju loreng itu, membuat jamban yang diperuntukan bagi warga kurang mampu di wilayahnya, yakni di Desa Tempel, Desa Jungsemi, Desa Ruwit dan Desa Tedunan.

"Alhamdulillah secara bertahap kita sudah bangun delapan jamban untuk warga yang belum memiliki jamban. Semoga bermanfaat," kata Kapten Infantri Ahmad Safi'I, Danramil 06 Wedung kepada Tribun.

Kegiatan Karya Bhakti TNI, khususnya di Koramil 06 Wedung, merupakan komando atasan untuk mendukung program pemerintah menuju Indonesia sehat 2020 melalui gerakan pembuatan jamban keluarga miskin.

"Jika lingkungannya bersih, sehat dan nyaman, tentunya dapat meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat sehingga kian memantapkan kemanunggalan TNI dan rakyat, " ujar Kapten Ahmad.

Hambali (51), warga Desa Tempel, Kecamatan Wedung, Demak, mengaku senang bisa memiliki jamban. Kini keluarganya tidak perlu lagi bersusah payah ketika akan buang air besar. Selama ini, keluarganya terbiasa buang air besar di sungai maupun di kebun.

"Terima kasih pak tentara, kami dibuatkan jamban. Selama ini belum ada yang memberikan bantuan seperti ini. Belasan tahun kami kesusahan jika harus buang air besar. Mau membuat jamban juga butuh uang banyak, sedangkan saya hanya pekerja serabutan," kata bapak tiga anak tersebut.

Penulis: puthut dwi putranto
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved