Jangan Ditiru Aksi Atlet Parkour Ini Sangat Berbahaya
Masih ingatkah aksi Parkour di Candi Borobudur yang sempat menghebohkan netizen beberapa waktu lalu?
Penulis: Widha Kumalasari | Editor: galih pujo asmoro
TRIBUNJATENG.COM - Masih ingatkah aksi Parkour di Candi Borobudur yang sempat menghebohkan netizen beberapa waktu lalu? Kali ini seorang atlet Parkour beraksi di antara dua gedung pencakar langit di Hong Kong.
Menurut Wikipedia, Parkour merupakan seni gerak untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya dengan efisein dan secepat-cepatnya menggunakan kemampuan badan manusia.
Aksi berbahaya atlet Parkour bernama Max Cave (24) itu tersebar dalam video berdurasi singkat yang menunjukkan pria itu sedang melompat di antara dua gedung pencakar langit tepatnya di lantai 25 di Hong Kong.
Pria asal Inggris itu hanya mengenakan celana pendek, t-shirt dan topi baseball. Seperti dikutip dari Daily Mail, Selasa (12/7/2016) ia melompat dari sebuah blok apartemen yang menjulang tinggi. Max melompat dan mendarat di platform selebar 15 cm di tepi gedung.
Ia tampak melompat dengan mudah antara dua bangunan tempat tinggal Provident Centre Block. Pencari sensasi ini merupakan bagian dari tim Parkour yang berbasis di UK Storror yang sering melakukan perjalanan di seluruh dunia untuk menunjukkan keberanian.
Max mengunggah video aksinya itu di Instagram di mana ia telah mengumpulkan lebih dari 250.000 pengikut. Dalam videonya ia menuliskan "Pemanasan di Hong Kong untuk bersiap-siap syuting. Lari setelah melangkah itu agak menakutkan,".
Video yang luar biasa tersebut dapat ditemukan di saluran YouTube, StorrorBlog dan website blog tim Parkour.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/parkour_20160712_153231.jpg)