Breaking News:

Ajakan Salaman Ditolak Siswa, Tujuh Guru Perempuan Keluar Ruangan

Ajakan Salaman Ditolak Siswa, Tujuh Guru Perempuan Keluar Ruangan

tribunjateng/ist
Ajakan Salaman Ditolak Siswa, Tujuh Guru Perempuan Keluar Ruangan 

TRIBUNJATENG.COM - Seorang guru perempuan di Jerman mendadak beranjak keluar dari kelas setelah seorang murid laki-lakinya menolak berjabat tangan dengannya dan seluruh staf perempuan di TK Kurt Tucholsky, Hamburg, Jerman.

Murid muslim itu menjelaskan dia tidak bisa bersentuhan dengan wanita yang bukan muhrimnya seperti yang telah diatur dalam agamanya.

"Agamaku tidak memperbolehkan aku bersentuhan dengan wanita yang bukan keluargaku. Ini bukan karena aku tidak menghormati guruku," katanya.

Andrea Ludtke, kepala sekolah TK tersebut akhirnya memutuskan untuk memulangkan murid tersebut ke rumah, seketika itu pula lima orang guru perempuan meninggalkan ruangan.

"Ada tujuh guru perempuan yang ditolak jabat tangannya, kami perlu diskusi intens mengenai anak tersebut. Dia tidak bersalah dan juga tidak ekstrimis namun kami harus menjelaskan bahwa di sekolah ini tidak bisa mentolerir perilaku tersebut," kata Ludtke.

"Ini adalah pertama kalinya sekolah kami terkena masalah seperti ini," lanjutnya.

Sementara Katajun Amirpur, profesor studi Islam dan Wakil Direktur Akademi Agama Dunia di Hamburg mengatakan, "Beberapa pria berjabat tangan dengan wanita. Beberapa orang lagi tidak melakukannya. Namun masing-masing ada penjelasan yang berbeda. Ini terkait dengan keyakinan masing-masing dan tidak bisa diganggu gugat."

Hingga saat ini belum ada keputusan resmi dari pihak sekolah mengenai murid tersebut, apakah akan dikeluarkan paksa dari sekolah atau diterima dengan baik. (tribunjateng/vania putri/metro)

Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved