Rabu, 8 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Hore, Revitalisasi Pasar Peterongan Dilanjutkan, Target Selesai Desember 2016

Kepala Dinas Pasar Kota Semarang, Trijoto Sardjoko memastikan jika revitalisasi Pasar Peterongan dilanjutkan

Penulis: galih permadi | Editor: muslimah
tribunjateng/galih permadi
Kondisi Pasar Peterongan Semarang, 11 Oktober 2015 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Galih Permadi

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kepala Dinas Pasar Kota Semarang, Trijoto Sardjoko memastikan jika revitalisasi Pasar Peterongan dilanjutkan. Revitalisasi ditarget selesai akhir Desember 2016.

Kabar tersebut disambut gembira pedagang Pasar Peterongan termasuk Mardiono pedagang konveksi yang juga Ketua Persatuan Pedagang Jasa Pasar (PPJP) Peterongan.

Menurutnya revitalisasi Pasar Peterongan sudah terkatung-katung cukup lama. Adanya kelanjutan pembangunan, Mardiyono siap pindah ke penampungan sementara Senin (18/7/2016) mendatang.

"Kami sempat pindah ke penampungan sementara. Tapi kondisinya sepi. Karena tidak ada kepastian kami pindah ke bawah. Alhamdulillah kemarin bisa Lebaran. Karena mau dibangun, mau ngga mau harus siap pindah lagi," ujarnya usai audiensi dengan Kepala Dinas Pasar di Kantor Dinas Pasar, Kamis (14/7/2016).

Sementara itu, Trijoto mengatakan jika sudah ditentukan pemenang lelang revitalisasi Pasar Peterongan.

Revitalisasi Pasar Peterongan akan memakai konsep konservasi dan non konservasi dengan anggaran sekitar Rp 28 miliar.

"Untuk bangunan cagar budaya akan dibangun dengan konsep konservasi penuh, sedangkan bangunan baru dua lantai dibangun dengan konsep non konservasi. Sesuai kontrak revitalisasi konsep konservasi akan menghabiskan dana sekitar Rp 14 miliar. Kami targetkan selesai akhir Desember 2016," ujarnya.

Setelah selesai pembangunan, lanjut Trijoto, pedagang akan menempati sesuai zonasi yang ada yakni pedagang basah, konveksi, dan pecah belah. "Pemilihan lapak sedang didiskusikan apakah sistem undian atau tidak. Untuk pedagang dan kios yang diluar rencana akan ditempatkan dibangunan dua lantai non konservasi," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved